Kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin pagi. Untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mengarah ke Cikampek, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 23 hingga KM 28 sejak pukul 07.00 WIB.
Penerapan contraflow ini bersifat situasional, disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lapangan. Langkah tersebut diambil berdasarkan diskresi kepolisian, sebagaimana disampaikan oleh Pgs Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Dary Achmad Budi.
“Rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 23 sampai dengan KM 28 arah Cikampek diberlakukan atas diskresi Kepolisian sebagai upaya mendukung kelancaran perjalanan pengguna jalan,” kata Dary, Senin (10/8/2026).
Pihak JTT menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kepadatan lalu lintas. Mereka memastikan akan terus memantau perkembangan arus kendaraan bersama kepolisian untuk menentukan langkah selanjutnya.
“JTT bersama Kepolisian akan terus memantau perkembangan kondisi lalu lintas dan melakukan evaluasi secara berkala,” ujarnya.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum melintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek, terutama selama contraflow diberlakukan. Pengendara diminta menjaga kecepatan saat melewati area contraflow, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mengecek kecukupan saldo kartu uang elektronik.
Artikel Terkait
Progres Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Tembus 98,68 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir Tahun
Jasa Marga Laporkan Progres Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo ke Gubernur DIY
Mobil Terbakar di Tol Japek Halim, Lalu Lintas Padat
Jasa Marga Perpanjang Akses Tol Purwomartani–Bokoharjo untuk Perkuat Konektivitas ke Gunungkidul