Fluminense kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Botafogo dalam lanjutan Liga Brasil pekan ke-22 di Stadion Nilton Santos, Sabtu (8/8/2026). Hasil ini memperpanjang rentetan negatif tim asuhan Luis Zubeldía menjadi tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Sepanjang periode tersebut, Fluminense mencatatkan enam hasil imbang dan satu kekalahan. Satu-satunya kekalahan terjadi saat tersingkir dari Copa do Brasil oleh Vasco dengan skor 3-1. Kini, tekanan terhadap Zubeldía semakin besar karena tim asal Rio de Janeiro itu terus kehilangan poin di Liga Brasil dan gagal melaju di kompetisi lain.
Terakhir kali Fluminense merasakan kemenangan adalah pada 27 Mei 2026, ketika mengalahkan Deportivo La Guaira 3-1 di fase grup Copa Libertadores. Sejak saat itu, hasil imbang beruntun melawan Cruzeiro, Bragantino, Gremio, Bahia, dan Vasco (dua kali) membuat performa tim semakin memprihatinkan.
Peluang untuk memperbaiki rekor buruk ini datang pada laga leg pertama babak 16 besar Copa Libertadores melawan Independiente Rivadavia. Pertandingan akan digelar di Stadion Maracana pada Selasa (11/8/2026) pukul 19.00 waktu setempat. Laga ini menjadi momentum penting bagi Fluminense untuk mengakhiri tren negatif dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Artikel Terkait
Fluminense Tahan Imbang Botafogo, Coritiba Kalahkan Chapecoense di Pekan ke-22 Liga Brasil
Fluminense Andalkan Rotasi Saat Hadapi Botafogo di Tengah Badai Cedera
Fluminense dan Vasco da Gama Bersiap untuk Laga Penentuan di Copa do Brasil
Fluminense dan Vasco da Gama Imbang Tanpa Gol di Leg Pertama Copa do Brasil