Airlangga Isyaratkan Tak Ada Insentif Baru untuk Mobil Hybrid Tahun Ini

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:18 WIB
Airlangga Isyaratkan Tak Ada Insentif Baru untuk Mobil Hybrid Tahun Ini

Pemerintah mengisyaratkan tidak akan memberikan insentif tambahan untuk kendaraan hybrid sepanjang tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai penjualan mobil hybrid yang tumbuh signifikan menunjukkan kebijakan yang ada sudah tepat.

"(Penjualan) hybrid itu sudah bagus kan year-to-date (YtD) naiknya 45 persen. Jadi artinya kebijakan yang dilakukan pemerintah sudah sesuai dengan skema," kata Airlangga di ICE BSD, Tangerang, Jumat (7/8).

Menurut Airlangga, mobil hybrid kini semakin diterima masyarakat sebagai jembatan menuju kendaraan listrik penuh atau battery electric vehicle (BEV). "Karena sudah jalan, insentifnya sudah full. Insentif itu diberikan untuk produksi nasional, dan ini (model hybrid) produksinya sudah nasional," jelasnya.

Ia menambahkan, stimulus pemerintah untuk industri otomotif elektrifikasi berjalan baik dan turut mendongkrak tingkat komponen dalam negeri (TKDN). "Produksinya sudah bagus, penjualan juga sudah naik 45 persen dibandingkan tahun lalu. Jadi tujuan pemerintah untuk menaikkan local content sudah tercapai," ujarnya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil hybrid nasional mencapai 42.366 unit pada semester pertama 2026, naik 47 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Toyota Innova Zenix HEV menjadi model terlaris dengan 13.279 unit, disusul Toyota Veloz HEV sebanyak 11.147 unit, dan Suzuki XL-7 Hybrid dengan 4.293 unit.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags