Serangan Terbaru Israel ke Gaza Tewaskan Lebih dari 20 Orang, Mesir-Qatar-Turki Kecam Keras

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 05:25 WIB
Serangan Terbaru Israel ke Gaza Tewaskan Lebih dari 20 Orang, Mesir-Qatar-Turki Kecam Keras

Serangan terbaru Israel ke Jalur Gaza menewaskan lebih dari 20 orang, memicu kecaman keras dari Qatar, Mesir, dan Turki, yang selama ini menjadi penengah gencatan senjata di wilayah tersebut. Ketiga negara itu menilai agresi militer Israel sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.

Dalam pernyataan bersama, ketiga negara mengutuk keras serangan yang mereka sebut sebagai "pelanggaran Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, khususnya yang menargetkan fasilitas dan infrastruktur kesehatan, dan jatuhnya korban di kalangan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak". Mereka menegaskan bahwa tindakan Israel tidak dapat dibenarkan dan semakin memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah kritis di Gaza.

Serangan-serangan itu dilancarkan pada akhir pekan lalu, di tengah klaim Hamas yang menyatakan telah menyetujui tahap terbaru dari kesepakatan untuk mengakhiri perang. Otoritas pertahanan sipil Gaza yang berada di bawah pemerintahan Hamas melaporkan delapan orang tewas dalam serangan yang terjadi sekitar tengah malam, dan lima korban lainnya meninggal dalam serangan terpisah pada siang hari.

Salah satu serangan menghantam sebuah apartemen di wilayah tengah Jalur Gaza. Seorang pria dan istrinya tewas setelah helikopter militer Israel menyerang bangunan tersebut, sementara beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Serangan lain yang menyasar apartemen di sebelah barat Kota Gaza menewaskan seorang pria lanjut usia dan seorang anak. Tiga orang, termasuk seorang anak, juga tewas ketika sebuah bangunan permukiman di barat laut Khan Younis, Gaza selatan, menjadi sasaran serangan.

Di Gaza utara, satu warga sipil tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan drone Israel yang menyasar sekelompok warga di dekat kamp pengungsian Jabalia. Menjelang MURIANETWORK.COM, serangan lain menghantam sebuah apartemen di sebelah barat Kota Gaza dan menewaskan satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, serta anak mereka. Otoritas setempat menyebut sang istri sedang mengandung. Dua orang lainnya, yang disebut merupakan kakak beradik, juga tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi diserang drone Israel di Deir al-Balah, Gaza bagian tengah.

Serangan terbaru ini terjadi meski Hamas pada Jumat lalu menyatakan telah menyetujui rencana yang didorong Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang. Rencana tersebut mencakup penyerahan senjata oleh Hamas serta penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza secara bertahap. Namun, agresi militer Israel yang terus berlanjut menimbulkan pertanyaan besar tentang komitmen semua pihak terhadap upaya perdamaian yang sedang dirintis.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags