Petugas Damkar Gugur di TPS Kramat Jati, Istri: Dia Ayah yang Istimewa

- Senin, 03 Agustus 2026 | 22:45 WIB
Petugas Damkar Gugur di TPS Kramat Jati, Istri: Dia Ayah yang Istimewa

Seorang petugas pemadam kebakaran gugur saat menjalankan tugas pemadaman di tempat pembuangan sementara (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Andriyono (37) mengembuskan napas terakhir setelah sempat jatuh tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/3) lalu. Andri sempat mendapatkan pertolongan pertama dari rekan-rekannya sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda, namun nyawanya tidak tertolong.

Di kediamannya di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/8/2026), sang istri, Linda (43), mengenang Andri sebagai sosok yang pendiam namun istimewa bagi keluarganya. "Kalau dilihat sekilas, orang lihat ya, Bapak orangnya pendiam. Tapi kalau buat keluarga, buat anak, apalagi anak, istimewalah buat anaknya. Dia ayah yang paling istimewa," ujar Linda.

Linda menuturkan, suaminya tidak pernah mengeluh dengan tanggung jawabnya sebagai pemadam. Andri justru kerap bercerita tentang tugas seorang damkar yang harus mampu mencegah meluasnya kebakaran. Dedikasinya pada pekerjaan pun tidak diragukan. Andri selalu memegang teguh slogan damkar, 'Pantang Pulang Sebelum Padam'.

"Pemadam punya logo ya, 'Pantang pulang sebelum padam', itu logonya Pemadam. Nah, itu diterapkanlah pada dirinya sendiri," tutur Linda.

Meski harus siap siaga kapan pun, Andri tetap berusaha maksimal untuk dekat dengan anak-anaknya. Saat Linda bekerja, Andri yang menemani kedua putrinya di rumah. "Jadi dia dekat sama anak-anak. Dua putri-putrinya, dekat, sering bercanda. Karena saya nggak ada (di rumah), kerja, jadi dia yang nemenin anak-anak. Jadi dia pulang kerja, ya dia nemenin anak-anak. Saya pulang, baru dia pergi main. Hobi dia catur," cerita Linda.

Andri juga memiliki harapan besar untuk masa depan anak-anaknya. Linda mengungkapkan, suaminya ingin putrinya yang bernama Aisyah menjadi dokter, sementara untuk Alya, Andri memberikan kebebasan memilih. "Abinya ini pengin Aisyah itu jadi dokter, Alya itu, 'Kakak boleh pilih sendiri, jadi pengusaha nggak apa-apa', katanya," imbuh Linda.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags