Tangis haru pecah di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026), saat seorang penumpang KM Mutiara Sentosa 2 tak kuasa menahan emosi ketika bertemu kembali dengan keluarganya setelah dievakuasi dari kapal yang terbakar di perairan lepas pantai utara Pulau Madura pada Minggu (2/8/2026).
Insiden kebakaran yang melanda kapal tersebut menewaskan sedikitnya lima orang, sementara 41 lainnya masih dinyatakan hilang. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan bahwa hingga Minggu sore, 225 dari total 271 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari puluhan korban yang belum ditemukan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Para penumpang selamat tiba di pelabuhan dengan kondisi kelelahan, namun rasa syukur mendominasi saat mereka bersatu kembali dengan keluarga yang telah menunggu dengan cemas. Suasana haru pun tak terhindarkan.
Basarnas hingga kini masih memfokuskan operasi pencarian dan penyelamatan di sekitar lokasi kejadian. Cuaca dan kondisi perairan menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan, namun upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti.
Artikel Terkait
Anggota DPR Dorong Pengawasan Pelayaran Diperketat usai 601 Kecelakaan Kapal Sepanjang 2026
KM Mutiara Sentosa 2 Beroperasi 12 Tahun Tanpa Sekoci, DPR Minta Penegakan Aturan
Basarnas dan SAR Polri Sisir Bangunan Terdampak Gempa di Manggarai Timur
Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT dengan Helikopter