Menteri Perhubungan Dody Purwagandhi menyampaikan duka cita mendalam atas kebakaran yang melanda KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8). Insiden yang menimpa kapal rute Surabaya-Makassar itu dilaporkan menewaskan lima penumpang.
"Jadi, saya prihatin, Kementerian prihatin ya atas kejadian ini. Dan juga sebagaimana yang dilaporkan bahwa saat ini ada lima penumpang yang meninggal dunia. Kami turut berduka cita dan kami juga berharap bahwa yang selamat itu bisa segera diberikan kesembuhan," ujar Dody di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8).
Dody menegaskan bahwa penanganan pascakejadian sepenuhnya diserahkan kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai penanggung jawab operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). "Namun demikian, saya menyerahkan sepenuhnya kepada Basarnas sebagai penanggung jawab untuk melakukan SAR pertolongan dan penyelamatan, juga kemudian melakukan pendataan," ucapnya.
Terkait perbedaan informasi mengenai jumlah korban, Dody menjelaskan bahwa pendataan dilakukan secara bertahap seiring kedatangan kapal-kapal evakuasi yang membawa penumpang dari lokasi kejadian. "Jadi, sementara ini satu per satu kapal akan datang dan itu yang akan didata. Harapannya semua data bisa terkumpul dengan baik, tidak ada kesimpangsiuran, sehingga bisa memberikan kepastian kepada keluarga yang sedang menunggu," ujarnya.
Hingga kini, proses evakuasi dan verifikasi identitas penumpang KM Mutiara Sentosa 2 masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
Dua Kapal Terbakar, Menhub Evaluasi Rekam Jejak PT Atosim Lampung Pelayaran
Tiga Sopir Ekspedisi Selamat Setelah Lompat dari KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar
Korban Tewas Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Bertambah Jadi 5 Orang, 227 Penumpang Selamat
Menanti Kabar di Pelabuhan, Istri Sopir Tronton Cemas Suaminya Tak Ada di Manifes Kapal Terbakar