Pemerintah Spanyol memasang barikade terapung di perbatasan laut dengan Maroko di Ceuta pada Sabtu (1/8). Langkah ini diambil setelah ribuan migran membanjiri wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Barikade berwarna merah itu membentang sepanjang 500 meter, menonjol 30 hingga 70 sentimeter di atas permukaan air, dan memanjang hingga satu meter ke bawah laut. Pasukan Garda Sipil dan kepolisian Spanyol tampak berpatroli di dekat penghalang tersebut.
Otoritas Spanyol mencatat sekitar 50 ribu orang nekat menerobos masuk ke Ceuta melalui jalur darat dan laut sejak Kamis lalu. Peristiwa ini menjadi salah satu penyeberangan massal terbesar di perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika.
Meski demikian, pemerintah Spanyol menyatakan lebih dari 48 ribu orang telah dikembalikan ke Maroko dalam 48 jam tanpa insiden besar.
Artikel Terkait
Spanyol Kecam Sikap Egois Negara Uni Eropa dalam Krisis Migran Ceuta
Krisis Imigran di Perbatasan Spanyol-Maroko: Puluhan Tewas, 60.000 Nekat Menyeberang
Krisis Migran Ceuta Tewaskan 67 Orang, Spanyol Perketat Perbatasan
Spanyol Perketat Perbatasan Ceuta Usai Gelombang Migran Tewaskan 57 Orang