Kredivo dan KrediFazz Lanjutkan Investigasi Dugaan Pelanggaran Penagihan di Purworejo

- Kamis, 30 Juli 2026 | 19:50 WIB
Kredivo dan KrediFazz Lanjutkan Investigasi Dugaan Pelanggaran Penagihan di Purworejo

Kredivo dan KrediFazz memastikan investigasi atas dugaan pelanggaran dalam proses penagihan di Purworejo, Jawa Tengah, terus berjalan meski pengguna dan petugas penagihan telah berdamai melalui mediasi kepolisian. Perusahaan berkomitmen menangani laporan ini secara serius, objektif, dan menyeluruh berdasarkan fakta yang terverifikasi.

Head of Marketing Kredivo Indina Andamari menegaskan bahwa perusahaan menjunjung tinggi prinsip perlindungan konsumen. "Kami juga berkomitmen untuk mengusut setiap dugaan pelanggaran hingga tuntas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).

Menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang terjadi pada 21 Juli 2026, kedua perusahaan telah menyampaikan laporan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 Juli. Sehari kemudian, mereka melakukan audiensi dengan OJK untuk memaparkan kronologi kejadian, hasil pendalaman awal, langkah penanganan, serta rencana penguatan pengawasan ke depan. Perusahaan menghargai arahan OJK dalam memastikan praktik pembiayaan digital yang bertanggung jawab dan mengedepankan perlindungan konsumen.

Berdasarkan kronologi yang diterima, pengguna merupakan pengguna Kredivo, sementara fasilitas pinjaman yang ditagih adalah produk Pinjaman Tunai KrediFazz yang dipasarkan melalui aplikasi Kredivo. Petugas penagihan yang terlibat merupakan bagian dari mitra collection agency yang mewakili KrediFazz.

Polres Purworejo telah memfasilitasi mediasi antara pengguna dan petugas penagihan pada 22 Juli 2026, yang berujung pada kesepakatan damai. Polres memastikan kasus ini murni soal utang-piutang dan telah diselesaikan tanpa laporan resmi. Meski demikian, investigasi internal tetap dilanjutkan. Berdasarkan evaluasi sementara, petugas penagihan terkait telah dinonaktifkan karena dinilai melanggar standar operasional prosedur dan kode etik perusahaan.

Sebagai pemain besar di industri pembiayaan digital, Kredivo dan KrediFazz melayani belasan juta pengguna dengan jutaan transaksi setiap bulan. Proses penagihan dilakukan terhadap puluhan ribu akun di berbagai wilayah. Dengan skala operasional sebesar itu, kejadian ini dinilai sangat eksepsional dan tidak mencerminkan standar operasional yang berlaku.

Ke depan, perusahaan akan memperkuat pengawasan terhadap seluruh aktivitas penagihan, baik internal maupun melalui mitra collection agency. Langkah ini untuk memastikan proses penagihan berjalan profesional, beretika, mematuhi regulasi, dan mengedepankan perlindungan konsumen.

Direktur Utama KrediFazz Anita Wijanto menambahkan, pengawasan terhadap penagihan selalu menjadi prioritas sejak awal beroperasi. "Dengan adanya kejadian ini, evaluasi menyeluruh sedang dilakukan guna memperkuat proses pengawasan kepatuhan dan tata kelola terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses penagihan, sekaligus bagian dari tanggung jawab kami terhadap industri pembiayaan digital secara keseluruhan," katanya.

Perusahaan menegaskan seluruh tindak lanjut didasarkan pada hasil investigasi yang komprehensif, adil, dan faktual, serta sesuai ketentuan yang berlaku dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags