Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permintaan maaf setelah videonya viral saat menanggapi keluhan warga mengenai lampu penerangan jalan umum (LPJU) kepada Wali Kota Medan, Rico Waas. Ia mengaku ucapannya muncul secara spontan karena kedekatannya dengan warga tersebut.
"Saya memohon maaf kepada publik karena itu murni karena spontanitas saya. Karena saya merasa dekat dan akrab serta sering bercanda kepada Ibu Ulfa, dan sebaliknya Ibu Ulfa pun demikian kepada saya, jadi terucap begitu saja," ujar Syerly, Rabu (29/7/2026).
Syerly menegaskan bahwa ucapannya dalam video tersebut bukan untuk mengejek, melainkan karena sudah lama mengenal warga yang menyampaikan keluhan. "Dan saya sama si Ulfa ini sudah lama mengenal dan kita pun ada juga terkait dengan keluarga. Tiap harinya pun kita sering ketemu sapa. Bahkan waktu Pak Wali datang pun dia pun bertanya sama saya, 'Bu, jam berapa, Bu, Pak Wali datang?', 'Sebentar lagi, ini lagi di jalan', sebelum Pak Wali datang," jelasnya.
Menurut Syerly, keluhan soal lampu jalan sebenarnya sudah disampaikan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Medan sejak tahun lalu. Ia juga membenarkan telah dipanggil Inspektorat Kota Medan untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut. "Benar saya sudah dipanggil Inspektorat kemarin, tapi terkait detilnya saya rasa itu internal dari pihak inspektorat yang berwenang menjelaskan," tutupnya.
Artikel Terkait
Anggota TNI Diduga Dikeroyok di Kompleks Bumi Asri Medan
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Pengeroyokan Tetangga
Rico Waas: Lurah yang Viral Diejek Warga Sedang Diperiksa Inspektorat
Lurah Paya Pasir Diperiksa Inspektorat Usai Ejek Warganya di Video Viral