Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kian memanas. Di tengah saling bongkar permasalahan di hadapan publik, Ruben akhirnya mengakui satu kesalahan terbesarnya selama menjalani pernikahan dengan Sarwendah.
Presenter kondang itu mengaku selama ini selalu mengiyakan setiap permintaan istri dan anak-anaknya, bahkan saat kondisi keuangan sedang pas-pasan. "Kesalahan saya terbesar adalah waktu saya tidak punya uang, yang dalam artian ngepas gitu, ketika anak saya minta, istri saya minta. Saya nggak pernah bilang nggak," ujarnya.
Ruben mengatakan, tujuannya saat itu hanya ingin membahagiakan keluarga dan tak ingin anak-anaknya kecewa. "Saya ingin mempermudah keinginannya itu," katanya. Namun, kebiasaan itu kini ia nilai sebagai kekeliruan. "Tapi ternyata salah," sambungnya.
Di sisi lain, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Siwu, meminta Ruben tidak terus-menerus memojokkan kliennya. "Perlu dipahami juga, semakin ibunya anak-anak ini terus dipojokkan, disakiti, kita sebagai seorang anak pasti akan membela mati-matianlah ibu kita," ujar Chris.
Ia khawatir dampaknya akan terlihat pada anak-anak. "Jadi hati-hati juga kalau nanti terus-terusan di-framing, dibalikkan, diputarbalikkan sesuatu yang enggak benar, membuat klien kami terus menangis, dan anak-anaknya melihat," sambung dia.
Ruben kini harus menghadapi konsekuensi dari kebiasaannya menuruti semua permintaan. Ia harus melunasi berbagai tagihan dengan nominal besar di tengah konflik dengan Sarwendah. "(Sekarang) gue mah cuma ngomong gini 'gue nggak tahu lagi' karena gue harus selesain tagihan-tagihan gue, ya gue harus bekerja semaksimal mungkin," ujarnya.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Buka Suara soal Rumah yang Ditempati Sarwendah Dikabarkan Akan Dilelang
Pakar Hukum Sarankan Ruben Onsu dan Sarwendah Berdamai demi Anak
Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara soal Polemik Nafkah Anak
Sarwendah Ungkap Perjuangan Beri Pengertian ke Anak-anak soal Pindah Rumah