Jepang diguncang gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo pada Selasa (28/7). Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan gempa telah menyebabkan sejumlah korban luka dan merobohkan beberapa gedung.
"Kami masih menilai seberapa besar korban luka dan kerusakan properti, tetapi saya telah diberitahu bahwa sudah ada beberapa korban luka," kata Takaichi seperti dikutip dari AFP.
"Pemadaman listrik dan kebakaran terjadi di beberapa daerah, dan jalan serta jembatan rusak dan bangunan runtuh," tambahnya.
Otoritas setempat mengumumkan pusat gempa berada di barat daya Jepang, tepatnya di pulau Kyushu. Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami sesaat setelah gempa.
Gempa juga menyebabkan pemadaman listrik yang mempengaruhi 45 ribu keluarga.
Artikel Terkait
Kemunafikan Jepang di Balik Upacara Bom Atom dan Revisi Sejarah
Lelucon PM Australia Soal Melon dari PM Jepang Tuai Kecaman
Hiroshima Peringati 81 Tahun Bom Atom, Seruan Hapus Senjata Nuklir Menguat
Korban Tewas Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang