Dudung Abdurachman Salut Transformasi Nusakambangan: Napi Diberdayakan di Sektor Ekonomi

- Selasa, 28 Juli 2026 | 15:25 WIB
Dudung Abdurachman Salut Transformasi Nusakambangan: Napi Diberdayakan di Sektor Ekonomi

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, yang kini mengedepankan pemberdayaan narapidana di sektor ekonomi dan ketahanan pangan. Pujian itu ia tujukan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto yang menginisiasi perubahan tersebut.

Dalam kunjungannya pada Selasa (27/7/2026), Dudung meninjau sejumlah fasilitas pelatihan dan produksi yang digerakkan oleh para napi. Ia melihat langsung Balai Latihan Kerja (Konveksi), kolam sidat, peternakan domba Garut, serta berbagai area pertanian yang dikembangkan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian setempat.

"Tadi sidat sudah kita lihat, BLK sudah kita lihat, sekarang melihat peternakan domba Garut. Tapi sebelum lihat peternakan domba Garut, saya juga lihat pertanian di sini dikembangkan baik tomat, cabe, semangka termasuk melon. Kemudian juga anggrek, jamur, anggur," papar Dudung di depan area peternakan domba Garut.

"Ini dilakukan oleh masyarakat binaan yang ada di LP Kelas II Nusakambangan. Nah yang luar biasanya itu adalah pengembangan ini menggunakan teknologi yang sangat tinggi walaupun memang melalui pembinaan-pembinaan dari dinas pertanian maupun dari dinas peternakan," lanjut dia.

Dudung meyakini model pembinaan yang mengedepankan humanisme dan mendorong kemandirian akan membuat napi menjadi insan produktif. Ia mengaku salut pada kinerja Menteri Agus.

"Sehingga masyarakat binaan pun terbina setelah dia nanti keluar, dia mampu mandiri mengembangkan hasil didikan atau binaan di LP Nusakambangan ini. Salut pada Menteri Imipas, luar biasa," ungkap Dudung.

Menurut Dudung, transformasi Nusakambangan merupakan wujud inovasi Menteri Agus. Dengan banyaknya pilihan sarana pelatihan kerja dan keterampilan, napi terbantu untuk bangkit dari rasa sesal dan jenuh selama menjalani masa pidana.

"Satu sisi yang sangat menonjol adalah inovasi-inovasi yang dilakukan Pak Menteri ini. Sehingga memberikan kesan kepada warga binaan ini tidak bosan, jenuh, penyesalan dan sebagainya. Tetapi justru dengan dibina di sini, nanti akan produktif," ujar Dudung.

Di sela kunjungan ke BLK Konveksi, Dudung sempat mencicipi es krim buatan napi yang berbahan dasar singkong. Ia mengaku terkesan dengan rasanya.

"Ini yang saya makan es krim dari singkong. Yang singkongnya ini ditanam oleh masyarakat binaan juga. Rasanya menurut saya ini persis dengan kualitas ice cream yang ada di toko-toko," pungkas Dudung.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags