Jasa Marga Tutup Sementara GT Tomang Akhir Pekan untuk Rekonstruksi Jalan

- Selasa, 28 Juli 2026 | 12:06 WIB
Jasa Marga Tutup Sementara GT Tomang Akhir Pekan untuk Rekonstruksi Jalan

PT Jasa Marga (Persero) melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) menutup sementara Gerbang Tol (GT) Tomang pada akhir pekan selama pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di Ruas Tol Dalam Kota. Penutupan dilakukan bertahap mulai Jumat (24/7) hingga Minggu (9/8) guna menjaga kualitas jalan dan memastikan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.

Senior Manager Representative, Amri Sanusi, menjelaskan bahwa pekerjaan rekonstruksi ini merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala. Tujuannya untuk menjaga kondisi jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan memberikan keamanan serta kenyamanan bagi pengguna jalan.

Ruas Tol Dalam Kota memiliki peran strategis sebagai akses utama menuju kawasan bisnis di Jakarta. Tingginya volume kendaraan membuat kondisi jalan harus terus dipelihara agar tetap optimal dan aman dilalui.

Pekerjaan rekonstruksi di arah Cawang meliputi gardu 03 GT Tomang yang dikerjakan pada Jumat, 24 Juli pukul 21:30 WIB hingga Sabtu, 25 Juli pukul 05:00 WIB. Selanjutnya, gardu 04 GT Tomang serta lajur 1 dan 2 Ramp B Simpang Susun Tomang akan dikerjakan pada Sabtu, 25 Juli pukul 21:30 WIB hingga Minggu, 26 Juli pukul 05:00 WIB.

Selama pengerjaan berlangsung, atas diskresi pihak kepolisian, GT Tomang akan ditutup sementara dan diberlakukan rekayasa lalu lintas. Pengguna jalan dari arah Tangerang menuju Cawang melalui Ruas Tol Dalam Kota diarahkan keluar melalui Exit Tomang, kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri dan kembali masuk melalui GT Slipi 2.

Sementara itu, pengguna jalan dari arah Tangerang yang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta diarahkan keluar di Exit Tomang, melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri, lalu masuk kembali melalui GT Jelambar 1.

Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna meminimalkan dampak pekerjaan terhadap arus lalu lintas. Langkah tersebut meliputi pemasangan rambu-rambu sebelum lokasi pekerjaan, pengaturan lalu lintas, pembatasan area kerja, serta koordinasi dengan kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR), PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), dan instansi terkait.

Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama proses rekonstruksi berlangsung.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags