Perbanas Hormati Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Yakin Stabilitas Perbankan Terjaga

- Selasa, 28 Juli 2026 | 04:20 WIB
Perbanas Hormati Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Yakin Stabilitas Perbankan Terjaga

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menyatakan menghormati keputusan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia. Organisasi yang mewadahi industri perbankan ini meyakini tata kelola kelembagaan dan landasan hukum BI tetap kuat, sehingga mandat bank sentral dapat berjalan sesuai ketentuan.

Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, menegaskan bahwa pelaku industri perbankan tetap percaya pada ketahanan institusi BI dan mekanisme tata kelola yang dimiliki. "Perbankan nasional tetap memiliki keyakinan terhadap kekuatan institusi Bank Indonesia beserta mekanisme tata kelolanya. Kami percaya koordinasi antarotoritas akan tetap berjalan dengan baik sehingga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan sistem keuangan nasional tetap terjaga," ujar Hery dalam keterangan resmi, Senin (27/7/2026).

Perbanas optimistis industri perbankan nasional tetap solid berkat dukungan koordinasi antarotoritas yang berjalan baik. Keberlanjutan kebijakan dan stabilitas sistem keuangan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik serta dunia usaha.

Suksesi dan Stabilitas

Mengenai mekanisme suksesi kepemimpinan di BI, Perbanas menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan dan jalur konstitusional. Hery meyakini pemerintah dan otoritas terkait akan memilih figur pengganti yang kredibel serta berkomitmen terhadap stabilitas perekonomian nasional.

Di sisi lain, Perbanas memastikan kondisi sektor perbankan saat ini tetap solid, didukung permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, serta penerapan manajemen risiko secara hati-hati. Seluruh aktivitas operasional dan layanan perbankan kepada masyarakat berjalan normal.

Perbanas mengimbau pelaku pasar dan masyarakat untuk mengacu pada informasi dari sumber resmi serta menghindari spekulasi yang dapat memengaruhi persepsi terhadap stabilitas sektor keuangan. "Kepercayaan merupakan aset utama sistem keuangan. Karena itu, penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan ruang bagi proses kelembagaan yang berlangsung sesuai ketentuan, sambil terus menjaga optimisme terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat," kata Hery.

Ke depan, Perbanas berkomitmen memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah, BI, Otoritas Jasa Keuangan, serta Lembaga Penjamin Simpanan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags