Hamas Kecam Pembakaran Dua Masjid oleh Pemukim Israel di Tepi Barat

- Minggu, 26 Juli 2026 | 18:25 WIB
Hamas Kecam Pembakaran Dua Masjid oleh Pemukim Israel di Tepi Barat

Pemukim Israel membakar dua masjid di Tepi Barat yang diduduki, memicu kecaman keras dari Hamas. Pejabat Hamas, Mahmoud Mardawi, menyebut aksi itu sebagai kejahatan fasis sistematis dan pelanggaran terang-terangan terhadap tempat suci Islam.

Dua masjid yang menjadi sasaran adalah Masjid Al-Rahma di Qusra, Provinsi Nablus, dan sebuah masjid di desa Kour, selatan Tulkarem. Dalam pernyataannya, Mardawi menegaskan bahwa pembakaran tersebut merupakan pelanggaran terhadap nilai agama, moral, dan kemanusiaan.

"Pelanggaran terhadap semua nilai-nilai agama, moral, dan kemanusiaan yang menunjukkan sejauh mana kebejatan dan fasisme pendudukan dan kelompok-kelompok pemukimnya," kata Mardawi dalam pernyataan yang dikutip Aljazeera, Minggu (26/7/2026).

Ia menyerukan rakyat Palestina untuk bergerak membela masjid dan tempat suci mereka. "Rakyat Palestina yang heroik tidak akan membiarkan serangan ini dan akan berdiri sebagai penghalang yang tak tertembus terhadap pelanggaran berat ini," tambahnya.

Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi, mengatakan para pemukim membakar sebuah masjid yang sedang dibangun di bagian selatan kota. "Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya," ujarnya. Ia menambahkan bahwa para penyerang menyemprotkan grafiti Ibrani di dinding masjid, termasuk kata "balas dendam".

Militer Israel mengaku telah mengirim pasukan ke pinggiran Qusra setelah menerima laporan pembakaran. "Para tentara mencari tersangka yang melarikan diri sebelum kedatangan mereka dan mengidentifikasi tanda-tanda pembakaran dan grafiti di tempat kejadian," demikian pernyataan militer, seraya menambahkan bahwa polisi Israel akan menyelidiki dan mengumpulkan bukti.

Dalam insiden terpisah, pemukim Israel membakar sebuah masjid di desa Kour, dekat Tulkarem, dan menyemprotkan slogan-slogan rasis di dindingnya, berdasarkan laporan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina. Kementerian tersebut menyatakan bahwa "kelompok pemukim membakar sebuah masjid di desa Kour di provinsi Tulkarem dan menulis slogan-slogan rasis di dindingnya".

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags