Rekaman Video Bantah Klaim Israel, Pria Palestina Ditembak Mati dalam Keadaan Tak Bersenjata

- Kamis, 30 Juli 2026 | 06:20 WIB
Rekaman Video Bantah Klaim Israel, Pria Palestina Ditembak Mati dalam Keadaan Tak Bersenjata

Seorang pria Palestina, Sheikh Farouk Ramadan, tewas ditembak dalam keadaan tidak bersenjata saat konfrontasi dengan pemukim Yahudi di desa Tel, Tepi Barat yang diduduki, pada Jumat (24/7/2026). Analisis terhadap empat video oleh 972 Magazine dan Local Call membantah klaim militer Israel yang menyebut bahwa mereka telah menetralisir seorang teroris yang melakukan serangan penembakan.

Rekaman tersebut merekonstruksi insiden secara rinci. Awalnya, sekelompok pemukim ilegal Israel dari pos terdepan Havat Gilad memasuki desa Palestina. Salah satu pemukim memukul Ramadan dengan senapannya. Warga setempat keluar untuk menghalau mereka, dan terjadi perkelahian. Dalam situasi itu, Ramadan merebut senapan milik pemukim dan menembakkannya. Momen inilah yang kemudian disebut Israel sebagai serangan teror, meskipun senjata tersebut milik pemukim dan disita di tempat kejadian.

Setelah itu, Ramadan terekam berjalan perlahan menuju tentara tanpa senjata, kedua tangannya kosong, sebelum akhirnya jatuh ke tanah. Ia ditembak mati di lokasi, kemungkinan oleh seorang pemukim Israel, beberapa menit setelah senjata itu lepas dari tangannya. Media mencatat bahwa tentara baru menemukan senapan tersebut dalam pencarian setelah kejadian, mengonfirmasi bahwa Ramadan tidak memegangnya saat terbunuh.

Insiden ini menewaskan dua warga Israel dan empat warga Palestina, termasuk tiga kerabat Ramadan. Media Israel melaporkan bahwa tentara yang tewas salah satu dari dua korban Israel kemungkinan besar terkena tembakan dari pihak sendiri.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags