Pria Bergelantungan di Luar KRL Diamankan, Akui di Bawah Pengaruh Alkohol

- Jumat, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB
Pria Bergelantungan di Luar KRL Diamankan, Akui di Bawah Pengaruh Alkohol

Seorang pria yang viral karena bergelantungan di sisi luar gerbong Commuter Line relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota akhirnya diamankan petugas. Aksi nekat itu terjadi pada Kamis (23/7) saat rangkaian kereta memasuki Stasiun Ancol sekitar pukul 16.48 WIB.

Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, petugas pengamanan stasiun melihat pria tidak dikenal berada di sisi luar pintu kereta kedua dari depan. Ia langsung diamankan dan dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Ancol untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut mengaku dalam pengaruh alkohol saat melakukan aksinya. Ia bergelantungan sejak kereta berangkat dari Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) hingga tiba di Ancol. Sebelumnya, ia juga sempat memasuki area jalur rel tanpa izin meski sudah ditegur petugas.

Setelah diperiksa, pria itu diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. KAI Commuter juga memasukkan identitasnya ke dalam database CCTV analytics sebagai blacklist sebelum akhirnya dikeluarkan dari area layanan.

Leza menegaskan, tindakan bergelantungan di luar kereta atau memasuki jalur rel tanpa izin sangat berbahaya. Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut berpotensi mengganggu operasional perjalanan kereta.

“Kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di area jalur rel maupun bergelantungan di bagian luar kereta. Tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan dan dapat mengganggu operasional perjalanan Commuter Line. Keselamatan pengguna dan masyarakat merupakan prioritas utama kami,” kata Leza.

KAI Commuter mengimbau masyarakat mematuhi aturan di stasiun dan saat menggunakan Commuter Line. Jika melihat tindakan berbahaya, masyarakat diminta segera melapor ke petugas.

“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna dengan memperkuat pengawasan serta mengedepankan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian,” tutup Leza.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags