Posisi Hajime Moriyasu sebagai pelatih Timnas Jepang dipastikan aman hingga Piala Asia 2027. Setelah itu, kursi kepelatihan Samurai Biru akan diserahkan kepada Go Oiwa.
Kontrak Moriyasu sejatinya habis setelah Piala Dunia 2026. Namun, Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) kesulitan mencari pengganti yang layak. Beberapa nama sempat dipertimbangkan, tetapi tak ada yang dinilai memenuhi kriteria. Akhirnya, JFA memutuskan memperpanjang kontrak Moriyasu dengan durasi pendek, yakni hanya hingga Piala Asia 2027 selesai pada Januari–Februari.
Moriyasu, yang kini berusia 57 tahun, ditunjuk sebagai pelatih Jepang pada Juli 2018. Ia telah menangani 107 pertandingan dengan catatan 73 kemenangan, 15 imbang, dan 19 kekalahan. Meski begitu, dalam enam tahun masa kepemimpinannya, Moriyasu belum pernah mempersembahkan trofi. Prestasi terbaiknya adalah membawa Jepang menjadi runner-up Piala Asia 2019.
Target Juara Piala Asia 2027
Dengan kontrak singkat itu, JFA berharap Moriyasu mampu membawa Jepang juara di Piala Asia 2027. Terakhir kali Jepang menjadi kampiun ajang tersebut adalah pada edisi 2011.
Jepang akan memulai perjuangan di Piala Asia 2027 dengan menghadapi Timnas Indonesia pada 11 Januari. Selanjutnya, mereka akan bertemu Thailand (16 Januari) dan Qatar (20 Januari). Sejauh apa pun langkah Jepang, turnamen ini akan menjadi persembahan terakhir Moriyasu.
Posisinya akan digantikan oleh Go Oiwa, yang berpengalaman memimpin Jepang di Olimpiade Paris 2024. Oiwa juga memiliki tugas berat: membawa Jepang lolos langsung ke Piala Dunia 2030 sekaligus berprestasi di Piala Asia 2031.