Polisi Bantah Ada Pemukulan Saat Mediasi Satpam dan Sopir Alphard

- Jumat, 24 Juli 2026 | 14:00 WIB
Polisi Bantah Ada Pemukulan Saat Mediasi Satpam dan Sopir Alphard

Polsek Menteng membantah adanya aksi pemukulan saat mediasi antara satpam dan sopir mobil Toyota Alphard di Pos Polisi Thamrin, Jakarta Pusat. Peristiwa itu dipicu oleh sopir yang menerobos lampu merah pejalan kaki di Bundaran HI.

“Tidak ada (baku hantam). Jadi pada saat proses mediasi tidak ada kekerasan atau pemukulan,” kata Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Jumat (24/7/2026).

Braiel menjelaskan, kejadian berawal ketika sebuah mobil Alphard melaju kencang dan menerobos lampu merah di penyeberangan pelican cross dekat Halte Bundaran HI. Saat itu, seorang satpam hendak menyeberang dan secara refleks menepuk bodi mobil tersebut.

“Kemudian dari situ terjadi percekcokan dan perselisihan, dan pada saat itu langsung dibantu dimediasi di Pospol Thamrin oleh personel Pospol,” ujarnya.

Peristiwa itu terekam kamera pengawas di sekitar halte. Setelah dimediasi, kedua belah pihak sepakat berdamai. Meski demikian, polisi tetap membuka peluang bagi siapa pun yang merasa tidak puas untuk membuat laporan resmi.

“Namun kami menyampaikan bahwa apabila ada hal yang kurang berkenan atau yang belum merasa puas dari pihak mana pun, kami silakan untuk membuat laporan,” ungkap Braiel.

“Terutama dari pihak yang terkait, kami persilakan untuk membuat laporan apabila ada hal yang merasa kurang puas atau yang kurang berkenan pada saat dilakukan atau pada saat proses mediasi. Kami persilakan dan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan prosesnya, prosedur hukum,” jelas dia.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags