Bone Kukuhkan 100 Relawan Pemadam Kebakaran di Kecamatan Barebbo

- Kamis, 23 Juli 2026 | 17:00 WIB
Bone Kukuhkan 100 Relawan Pemadam Kebakaran di Kecamatan Barebbo

Sebanyak 100 warga dari 17 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, resmi dikukuhkan sebagai Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Pengukuhan dan pembinaan yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone itu dihadiri oleh Sekretaris Dinas Andi Muhammad Faizal mewakili kepala dinas, serta Kepala Bidang Pencegahan Ir. Akbar. Dari pihak kecamatan, Sekretaris Kecamatan Asri Yuliani turut menyaksikan prosesi tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan Ir. Akbar menjelaskan, pembentukan REDKAR mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1-306 Tahun 2020. Hingga saat ini, Kabupaten Bone telah mengukuhkan sekitar 700 orang relawan. Kecamatan Barebbo menjadi kecamatan ketujuh yang melaksanakan pembinaan REDKAR.

"Alhamdulillah, Kecamatan Barebbo merupakan kecamatan ketujuh yang melaksanakan pembinaan REDKAR. Kabupaten Bone juga saat ini berada di peringkat kedua di Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal jumlah relawan yang telah dibina," ujar Akbar.

Setelah pengukuhan, peserta mengikuti pembinaan di dalam ruangan yang mencakup teori dasar api serta pemahaman tugas dan fungsi relawan sebagai mitra dinas pemadam kebakaran. Selanjutnya, mereka mengikuti praktik lapangan berupa pelatihan memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Seluruh rangkaian praktik berlangsung antusias, dengan peserta langsung mencoba teknik pemadaman sesuai prosedur.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, Andi Supriadi, mengatakan pembentukan REDKAR bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan, penanggulangan kebakaran, dan penyelamatan. Keberadaan relawan diharapkan mampu meningkatkan ketahanan masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam penanganan awal sebelum petugas tiba.

"Ke depan, kami akan kembali mengadakan pembentukan REDKAR, khususnya di kecamatan-kecamatan yang belum terdapat Pos Damkar," pungkas Andi Supriadi.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags