Proses gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya kembali bertemu di ruang sidang pada Senin, 22 Juli 2026, untuk menjalani mediasi yang dipandu hakim mediator. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
"Jadi, bukan ngobrol berdua. Mediasi itu, saya dan Sarwendah bertemu dan ngobrol dengan ditengahi oleh hakim mediator. Saya menyampaikan pendapat, Sarwendah juga," ujar Ruben di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, usai persidangan.
Meski enggan membeberkan detail poin yang dibahas, Ruben memastikan dirinya menginginkan hasil terbaik, tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk sang mantan istri. "Insya Allah, semua ini bisa selesai dengan baik. Karena kami ingin yang terbaik untuk semua. Apa pun yang terbaik, mudah-mudahan Allah buka jalannya," ungkap presenter berusia 42 tahun itu.
Ruben pun membuka peluang mediasi di luar pengadilan secara kekeluargaan. Ia mengatakan rencana pertemuan itu memang ada demi menjaga hubungan baik. "Mudah-mudahan ya bisa bertemu di luar untuk mediasi. Intinya begini, kami jalani dengan baik sesuai arahan hakim. Saya berharap, persidangan bisa menghasilkan keputusan yang baik untuk semua," tuturnya.
Terkait isu pembagian hak asuh anak yang santer dikabarkan akan jatuh ke tangan Sarwendah, Ruben memilih tidak berkomentar banyak. Ia menyerahkan hal tersebut kepada kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Ruben berjanji akan memberikan informasi terbaru jika sudah ada kesepakatan lebih lanjut mengenai jadwal kebersamaan dengan anak-anaknya. "Kalau ada update, pasti akan kami sampaikan ke teman-teman," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara soal Polemik Nafkah Anak
Sarwendah Ungkap Perjuangan Beri Pengertian ke Anak-anak soal Pindah Rumah
Ruben Onsu Bantah Nafkah Rp75 Juta, Sebut Angka Itu Buatan Sepihak Sarwendah
Mediasi Sarwendah dan Ruben Onsu Buntu, Sarwendah Menangis Soal Nafkah Anak