Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Persatuan Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (22/8/2026) malam. Mereka mendirikan dua tenda di tengah ruas jalan, sehingga kendaraan hanya bisa melintas di satu lajur sebelah kanan. Beruntung, tidak terjadi kemacetan berarti.
Aparat kepolisian tampak berjaga dan mengatur arus lalu lintas untuk mencegah penumpukan kendaraan. Selain mendirikan tenda, para demonstran juga mengumpulkan barang mudah terbakar seperti ban bekas, spanduk, dan kardus. Mereka kemudian membakar barang-barang tersebut tepat di depan gerbang utama Kejagung. Setelah api berkobar, mereka berdiri berjejer dan menyampaikan pernyataan sikap.
Di gerbang utama Kejagung, terpampang dua spanduk. Salah satunya bertuliskan, "Selamat Hari Gagal Adhiyaksa. Matinya keadilan hukum, matinya kepercayaan publik, tumpul ke atas."
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Ajukan Praperadilan Kedua ke PN Jaksel
Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan Jilid II, Kejagung Jadi Termohon
Polisi Amankan 21 Orang Bawa Flare dan Botol Diduga Molotov Jelang Aksi di Jakarta
9.242 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Aksi Demo di Jakarta