Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa tugas perbantuan TNI kepada kementerian dan lembaga merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan. Pernyataan itu disampaikan usai menjadi pembicara utama dalam Seminar Nasional Ketahanan Pangan yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Hotel Aston, Jakarta Barat, Selasa (21/7).
"Itu kan semua kita terkoordinasi dengan kementerian, jadi kita sampaikan, kementerian minta tolong ke kita (TNI), kita membantu program-program yang sudah ada. Tadi saya tekankan bahwa kami di tentara tidak ada program yang ingin memiliki, tapi kami ingin mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan petani lebih baik kehidupannya," kata Maruli.
Dalam paparannya bertajuk "Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pertahanan Negara dan Ketahanan Wilayah", Maruli mengingatkan bahwa ancaman terhadap suatu bangsa saat ini tidak hanya bersifat militer, melainkan juga krisis pangan, perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, hingga dinamika geopolitik. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional.
Ia pun mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki prospek sekaligus berkontribusi terhadap masa depan bangsa. "Saya juga ingin memotivasi mereka bahwa pertanian cukup menjanjikan sebetulnya, namun membutuhkan perjuangan cukup panjang dan juga kerja keras. Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi mereka (mahasiswa)," ujarnya.
Maruli memaparkan sejumlah program TNI AD dalam mendukung ketahanan wilayah, termasuk pembangunan sekitar 50 desa yang dilengkapi sistem dashboard untuk memantau perkembangan setiap program secara real time. Langkah ini, kata dia, bertujuan mendukung pelaksanaan yang transparan dan akuntabel. Ia menegaskan, TNI AD terus bersinergi dengan kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari penguatan ketahanan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Artikel Terkait
TNI AD Kerahkan Kapal ADRI-XCII BM dan 2.253 Personel untuk Bantu Korban Gempa NTT
TNI AD Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT
TNI AD Kirim Starlink dan Toren Air untuk Korban Gempa NTT
KSAD Dukung Polri Tegakkan Hukum di Aceh Usai Pengibaran Bendera Bulan Bintang