Jumlah korban tewas akibat gempa ganda yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Berdasarkan data terbaru pemerintah, angka kematian kini mencapai 5.208 orang, meningkat 89 jiwa dibandingkan sehari sebelumnya.
Selain korban meninggal, sebanyak 16.740 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Pemerintah juga mencatat 6.462 orang berhasil diselamatkan, sementara 39.935 pasien telah mendapatkan perawatan medis naik 1.643 orang dari laporan Sabtu. Bantuan telah disalurkan kepada 128.324 keluarga terdampak.
Aktivitas seismik masih berlangsung. Hingga laporan terbaru, tercatat 1.388 gempa susulan, bertambah 38 kali dibandingkan data sebelumnya.
Gempa bumi mengguncang wilayah dekat Montalbán pada 24 Juni. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), peristiwa ini merupakan gempa kembar: diawali gempa bermagnitudo 7,2, kemudian disusul gempa berkekuatan magnitudo 7,5 hanya 39 detik kemudian.
Bencana tersebut kini tercatat sebagai gempa bumi paling mematikan ke-12 pada abad ke-21. Jumlah korban jiwanya berada di bawah gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar bagian tengah pada Maret 2025, yang menewaskan lebih dari 5.400 orang di Myanmar dan Thailand.
Artikel Terkait
Menlu Iran Tepis Klaim AS: Kami Bukan Venezuela, Sistem Kekuasaan Kami Berbeda
Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 5.069 Jiwa, 21.000 Masih Mengungsi
Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 4.700 Jiwa
Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Tembus 4.000 Jiwa