Pengacara kondang Hotman Paris membantah tudingan yang beredar di media sosial bahwa ia mengambil angpau dari pernikahan putranya, Fritz Paris Hutapea. Ia menegaskan tidak pernah menyentuh uang yang bukan haknya.
"Jadi nggak mungkin saya mengambil hak uang yang bukan hak saya. Saya tidak kelas begitu. Sekali lagi, saya tidak kelas begitu ya," kata Hotman melalui akun Instagram-nya, Senin (20/7).
Hotman mengaku beberapa hari sebelum resepsi pernikahan Fritz, ia mendapat panggilan dari konglomerat Prajogo Pangestu. Dalam pertemuan itu, Prajogo memberikan dua boks uang. Kotak pertama berisi Rp 200 juta yang langsung diserahkan kepada Fritz sebagai angpau. Kotak kedua berisi Rp 800 juta diberikan kepada Hotman.
"Kotak pertama, Rp 200 juta isinya, oleh Bapak Prajogo dan sekretarisnya diserahkan kepada Fritz dan disebutkan: 'Ini angpau dari Bapak Prajogo kepada Fritz', yaitu Rp 200 juta," jelas Hotman. "Sedangkan kotak kedua diserahkan ke Hotman isinya Rp 800 juta karena beliau itu adalah mantan klien saya. Ya, jadi sekali lagi, angpau itu hanya Rp 200 juta. Tegas itu disebutkan itulah angpau dari Pak Prajogo Pangestu," lanjutnya.
Hotman menegaskan, uang Rp 800 juta yang diterimanya merupakan oleh-oleh dari mantan klien kepada mantan pengacaranya, bukan angpau pernikahan. "Itulah yang dituduh seolah-olah yang 800 juta pun saya ambil. Padahal itu adalah oleh-oleh dari mantan klien kepada mantan pengacaranya, dan tegas diucapkan itu dalam pertemuan tersebut," ucap dia.
Singgung Tradisi Adat
Hotman menjelaskan, berdasarkan hukum adat Batak, orang tua seharusnya berhak mengambil seluruh angpau pernikahan yang diterima anak. Namun, ia memilih untuk tidak mengikuti tradisi itu. "Secara hukum adat Batak, harusnya seluruh angpau itu diambil oleh orang tuanya. Tapi saya mengatakan kepada istri: 'Kasih semua'. Sehingga seluruh uang angpau dari Fritz yang ada, dari relasi-relasi saya yang semuanya pengusaha, diserahkan kepada Fritz 100%," tegasnya.
Beberkan Kehidupan Anak
Dalam kesempatan yang sama, Hotman juga membeberkan kehidupan ketiga anaknya. Ia mengaku telah menyekolahkan mereka di sekolah-sekolah terbaik. "Tiga-tiganya anak saya sejak SMA sudah sekolah di sekolah paling mahal di Jakarta yaitu JIS (Jakarta International School), yang semua anak orang bule dan anak konglomerat di sana," ungkap Hotman. "Habis itu lanjut semua sekolah ke Inggris. Tiga-tiganya dapat gelar sarjana hukum dari Inggris," sambung dia.
Hotman menegaskan, anak-anaknya mendapat kehidupan yang sangat layak. "Jadi mereka merasakan kehidupan yang sangat mewah. Bahkan magangnya itu, Fritz dan Felicia kadang juga ke Oxford dan Cambridge di Inggris. Semua biayanya saya bayar sangat mahal, ya sangat mahal ya," tuturnya.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Dugaan Penghinaan Wartawan oleh Hotman Paris
Saham Konglomerasi Menggeliat, Grup Barito hingga Bakrie Pimpin Penguatan
PWI Polisikan Hotman Paris, Permintaan Maaf Tak Gugurkan Dugaan Pidana
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris yang Merendahkan Wartawan