Prabowo Soroti Peran Unik TNI dan Polri di Sektor Pertanian: Hanya di Indonesia Aparat Keamanan Turun ke Sawah

- Rabu, 24 Juni 2026 | 13:35 WIB
Prabowo Soroti Peran Unik TNI dan Polri di Sektor Pertanian: Hanya di Indonesia Aparat Keamanan Turun ke Sawah

Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran unik Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI dalam mendukung sektor pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan aktif aparat keamanan di lahan pertanian menjadi ciri khas yang jarang ditemukan di negara lain dan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Di hadapan para petani dan nelayan, ia memberikan apresiasi kepada jajaran yang terlibat dalam program pangan nasional, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta para wakil menteri.

“Saya menyampaikan penghargaan saya, rasa hormat saya kepada tim yang dipimpin oleh tokoh-tokoh yang ada di belakang saya. Menko Pangan, Menteri Pertanian Pak Amran Sulaiman, Menteri Kelautan Perikanan, wakil-wakilnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Didit,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Ia menegaskan, keberhasilan program pangan tidak lepas dari kontribusi lintas kementerian dan lembaga. “Tapi juga sangat besar dibantu oleh menteri-menteri lain dan juga sangat dibantu oleh Panglima TNI, oleh Kapolri, oleh Kepala-Kepala Staf Angkatan,” ujarnya.

Prabowo kemudian menyoroti peran aparat keamanan di sektor pertanian yang dinilainya langka. “Hanya di Indonesia Polisi ngurus pertanian. Hanya di Indonesia yang tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu,” katanya.

Menurut Presiden, keterlibatan seluruh elemen negara itu merupakan langkah strategis. “Tapi ini adalah strategis, ini adalah kenapa Indonesia akan bangkit dengan hebat saudara-saudara sekalian. Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat,” katanya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar