Seorang kasir perempuan berinisial PT (25) ditemukan bersimbah darah setelah menjadi korban perampokan sadis di kantor perusahaannya di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Pelaku, Jodi Alfandi (27), tak hanya meninggalkan luka tusukan sebanyak 22 kali pada tubuh korban, tetapi juga sempat mengisap sebatang rokok di lokasi kejadian sebelum akhirnya melarikan diri.
“Iya, jadi habis menusuk korban itu, korban dalam keadaan lemas dan pelaku sempat merokok,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bayu Ramadhan Effendi, dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (17/6) sore di sebuah kantor perusahaan yang berlokasi di Jalan Lintas Timur Km 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan. Aksi brutal tersebut berawal ketika Jodi datang ke lokasi dengan berpura-pura menumpang ke toilet. Di sana, ia mengambil gunting yang kemudian dijadikan senjata untuk melancarkan aksinya.
Setelah memantau situasi selama kurang lebih dua jam, pelaku kembali mendatangi kantor yang saat itu pintunya masih terbuka pada pukul 16.50 WIB. Seketika, ia mengancam dan menodongkan gunting ke arah korban sambil memaksa agar kunci brankas diserahkan. Korban menolak dan berteriak meminta tolong, namun pelaku justru menganiaya serta menusuknya sebanyak 22 kali hingga korban tak berdaya dan tersungkur lemas.
Pelaku kemudian merampas kunci brankas yang terletak di meja kasir dan berhasil menggasak uang sebesar Rp76 juta. Sebelum kabur, Jodi sempat mencuci tangannya yang terluka akibat sayatan gunting saat bergulat dengan korban. Tak hanya itu, ia juga merusak kamera pengawas atau CCTV dengan batu, lalu menutup pintu kantor sebelum meninggalkan tempat kejadian.
“Pelaku juga sempat merusak kamera CCTV dengan batu sebelum kabur,” imbuh AKP Bayu.
Artikel Terkait
Kuwait Genjot Produksi Minyak Usai Selat Hormuz Kembali Dibuka
Hakim Danish Puncaki FP1 Moto3 Ceko 2026, Veda Ega Tercecer di Posisi 22
Ribuan Suporter Meksiko Banjiri Patung Malaikat Kemerdekaan Rayakan Timnas Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Pemerintah Yakin Indonesia Tetap Bertahan di Status Emerging Market MSCI