Pramono Anung Pastikan Rekrutmen Padat Karya 2.843 Lowongan di Jakarta Transparan, Bebas Ordal

- Jumat, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB
Pramono Anung Pastikan Rekrutmen Padat Karya 2.843 Lowongan di Jakarta Transparan, Bebas Ordal

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proses rekrutmen program padat karya yang akan dibuka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berlangsung secara transparan dan bebas dari praktik titipan maupun orang dalam. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan melalui sistem yang terbuka dan dapat diawasi oleh publik.

"Nggak, nggak. Kalau ini karena semua sistemnya sangat terbuka. Nggak mungkin ordal. Karena sistemnya terbuka dan orang bisa melihat, mengontrol untuk itu. Enggak ada interaksi sama sekali," kata Pramono di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah menyiapkan pembukaan program padat karya yang ditargetkan menyerap sebanyak 2.843 tenaga kerja. Pramono mengaku telah meminta sejumlah dinas untuk segera membuka proses pendaftaran dalam waktu dekat.

"Jadi, yang untuk program padat karya di DKI Jakarta kan jumlahnya 2.843. Nanti beberapa dinas saya sudah minta untuk segera dibuka. Dalam minggu-minggu depan ini harus sudah ada," ujarnya.

Menurut Pramono, program tersebut disiapkan sebagai bantalan sosial bagi warga Jakarta yang belum memiliki pekerjaan. Oleh karena itu, proses rekrutmen akan dibuat sederhana agar masyarakat dapat segera bekerja.

"Karena memang kebutuhan untuk membuat bantalan sosial lebih baik itu diperlukan," katanya.

Salah satu syarat utama untuk mengikuti program ini adalah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Pramono menjelaskan bahwa peserta tidak akan dibebani persyaratan pendidikan tertentu.

"Yang paling penting adalah syaratnya KTP Jakarta, tidak ditanya mengenai ijazah, dan yang lebih penting lagi adalah mereka segera bisa bekerja," ungkapnya.

Ia berharap program tersebut dapat membantu warga yang sedang mencari pekerjaan sekaligus memberikan penghasilan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta.

"Karena memang yang dibutuhkan sekarang supaya orang yang tidak mempunyai pekerjaan, sebagian kan sudah di PJLP, mereka akan mempunyai pekerjaan UMP di Jakarta," tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengumumkan pembukaan 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya yang tersebar di sejumlah perangkat daerah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja dan memperkuat perlindungan sosial bagi warga Jakarta.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar