Pemerintah Salurkan Bantuan Pascabencana Hampir Rp1 Triliun ke 10 Kabupaten di Sumatra

- Kamis, 18 Juni 2026 | 14:20 WIB
Pemerintah Salurkan Bantuan Pascabencana Hampir Rp1 Triliun ke 10 Kabupaten di Sumatra

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pascabencana untuk wilayah terdampak di tiga provinsi di Sumatra dengan nilai total hampir mencapai Rp1 triliun. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan bahwa penyaluran bantuan akan dilakukan pekan ini dan menjangkau sepuluh kabupaten dan kota.

“Dalam minggu ini kita akan menyalurkan bantuan-bantuan untuk bencana di Sumatra khususnya di 10 kabupaten,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangan pers, Kamis (18/6/2026).

Enam daerah penerima bantuan berada di Aceh, meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie Jaya, dan Kota Langsa. Sementara itu, di Sumatra Utara, bantuan akan disalurkan ke Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Adapun di Sumatra Barat, satu daerah yang menerima bantuan adalah Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Saifullah, total bantuan yang disalurkan akan menjangkau sekitar 82.000 penerima manfaat. Bantuan tersebut mencakup isian rumah, program pemberdayaan sosial ekonomi, serta jaminan hidup selama tiga bulan. “Hampir Rp1 triliun yang kita salurkan kali ini, dan akan kita teruskan jika nanti datanya sudah tuntas, untuk kita salurkan pada periode berikutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari usulan pemerintah daerah melalui bupati atau wali kota, yang kemudian dikuatkan oleh Kepala Kepolisian Resor dan Kepala Kejaksaan Negeri setempat. Data tersebut selanjutnya diverifikasi dan divalidasi oleh Satuan Tugas Penanganan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi bersama Badan Pusat Statistik. “Data yang sudah terverifikasi ini kemudian kita jadikan pedoman untuk menyalurkan bantuan-bantuan sosial,” jelasnya.

Setelah bantuan disalurkan, Kementerian Sosial bersama pendamping sosial dan pemerintah daerah akan melakukan monitoring dan evaluasi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. “Kita ingin keluarga terdampak bisa segera pulih dan bisa melanjutkan usaha-usahanya yang ada atau bisa membangun satu kehidupan yang lebih baik,” tandas dia.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar