Pungli Pemakaman Gratis di Jakarta Bermodus Baru: Oknum RT dan RW Diduga Jadi Aktor Lapangan

- Kamis, 18 Juni 2026 | 08:20 WIB
Pungli Pemakaman Gratis di Jakarta Bermodus Baru: Oknum RT dan RW Diduga Jadi Aktor Lapangan

Praktik pungutan liar dalam layanan pemakaman di Jakarta belum sepenuhnya tuntas meskipun pemerintah daerah telah mencanangkan program pemakaman gratis. Kini, modus baru diduga muncul dengan melibatkan oknum ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sebagai aktor di lapangan.

Temuan ini mengemuka dalam rapat Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta yang berlangsung di gedung parlemen daerah, Rabu (17/6/2026). Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, MURIANETWORK.COM Sauri, mengungkapkan bahwa modus operandi terbaru tersebut memang melibatkan oknum RT dan RW yang memanfaatkan celah di tingkat kelurahan.

Pengungkapan ini berawal dari permintaan evaluasi yang disuarakan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Nabilah Aboe Bakar. Ia mendesak agar program pemakaman gratis yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera ditinjau ulang pelaksanaannya di lapangan.

“Dan saya juga memohon evaluasinya, Pak MURIANETWORK.COM, terkait pemakaman gratis. Karena ternyata di lapangan masih banyak yang merasakan adanya pungli yang berlebihan,” ujar Nabilah dalam rapat tersebut.

Nabilah menegaskan bahwa masyarakat sejatinya sudah mengetahui bahwa layanan pemakaman di tempat pemakaman umum (TPU) milik Pemprov DKI tidak dipungut biaya sepeser pun. Ia meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas agar praktik tersebut tidak terus berulang.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar