421 Siswa TK hingga SMA di Bawah Yayasan Semen Tonasa Resmi Menuntaskan Pendidikan

- Jumat, 05 Juni 2026 | 18:00 WIB
421 Siswa TK hingga SMA di Bawah Yayasan Semen Tonasa Resmi Menuntaskan Pendidikan

Sebanyak 421 siswa dari jenjang TK hingga SMA resmi menuntaskan masa pendidikan mereka di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa (YKST) dalam sebuah acara penamatan yang digelar di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kamis (4/6/2026). Mengusung tema “Menyalakan Lentera Ilmu, Menyemai Budi, Merajut Pekerti”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan akademik yang telah dilalui para peserta didik.

Rincian peserta penamatan menunjukkan komposisi yang beragam. TK Tonasa 1 melepas 39 siswa, disusul TK Tonasa 2 dengan 50 siswa. Sementara itu, dari jenjang pendidikan dasar, SD Semen Tonasa 2 meluluskan 43 siswa. Untuk tingkat menengah pertama, SMP Semen Tonasa 1 dan SMP Semen Tonasa 2 masing-masing melepas 73 dan 106 siswa. Adapun SMA Semen Tonasa menamatkan 110 siswa.

Pembina YKST, Sulaiha Muhyiddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Ia menyebut momen tersebut sebagai awal dari babak baru yang penuh tantangan dan peluang bagi para siswa.

“Atas nama Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. Ini adalah perjalanan yang tidak mudah, mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA. Hari ini merupakan pembuktian dari hasil kerja keras, ketekunan, dan doa yang telah menyertai perjalanan kalian,” ujarnya.

Sulaiha juga mendorong para lulusan untuk terus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Ia berpesan agar ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal untuk meraih cita-cita dan membentuk karakter yang kuat.

“Kepada anak-anak tercinta, ini adalah langkah awal yang luar biasa. Teruslah semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi lulusan SMP, bersiaplah menghadapi tantangan di bangku SMA. Sementara bagi lulusan SMA, jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita dan menjadi pribadi yang berkarakter serta berakhlak mulia,” tambahnya.

Di sisi lain, ia tidak lupa memberikan apresiasi kepada para tenaga pendidik dan orang tua yang telah berperan besar dalam keberhasilan para siswa. Menurutnya, dedikasi mereka menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi para guru dan orang tua yang tanpa lelah mendampingi dan membimbing anak-anak kita. Untuk itu, mari kita sampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan orang tua,” katanya.

Sulaiha juga memaparkan visi YKST ke depan. Ia berharap sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan dapat terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang modern dan inklusif.

“Ke depan, sekolah-sekolah di bawah naungan YKST diharapkan berkembang menjadi lembaga pendidikan yang modern dan inklusif serta mampu menyediakan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Visi besar yang ingin kita capai adalah menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu mencetak generasi unggul, berdaya saing, dan berkarakter, sehingga dapat berkontribusi dalam memutus rantai kemiskinan serta membangun masa depan bangsa yang lebih baik,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua YKST Ilyas HM dalam sambutannya menekankan bahwa acara penamatan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar seremoni kelulusan. Ia menyebutnya sebagai penanda lahirnya generasi emas yang siap menghadapi masa depan.

“Hari ini adalah penanda perjalanan dan penanda lahirnya para generasi emas. Kami berharap seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya dapat terus mengembangkan ilmu, karakter, dan akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Direktur Operasi PT Semen Tonasa Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Tonasa sekaligus Pembina YKST Sulaiha Muhyiddin, jajaran Band 1, Ketua SKST, Dewan Pengawas, para guru, siswa, serta orang tua siswa.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags