Pertamina Berlakukan Harga Baru BBM Nonsubsidi per 1 Juni, Pertamax Turbo Naik dan Dexlite Turun

- Jumat, 05 Juni 2026 | 07:30 WIB
Pertamina Berlakukan Harga Baru BBM Nonsubsidi per 1 Juni, Pertamax Turbo Naik dan Dexlite Turun

PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan penyesuaian harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Juni 2026, dengan pola yang beragam: harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan, sementara Pertamina Dex dan Dexlite justru tercatat turun. Kebijakan ini berdampak langsung pada daftar harga yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia, termasuk yang terpantau pada Jumat, 5 Juni 2026.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa perubahan harga tersebut merupakan respons terhadap dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku. “Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

Di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax tercatat seragam sebesar Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo dibanderol Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Di kawasan Sumatera, harga menunjukkan variasi. Provinsi seperti Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung membanderol Pertamax Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter. Namun, di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax naik menjadi Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, Dexlite Rp24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.

Khusus untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ), harga BBM tercatat lebih rendah. Di FTZ Sabang, Pertamax dijual Rp11.550 per liter dan Dexlite Rp21.550 per liter. Sementara di FTZ Batam, Pertamax dibanderol Rp11.750 per liter, Pertamax Turbo Rp19.700 per liter, Dexlite Rp21.850 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.550 per liter.

Di Pulau Kalimantan, harga juga bervariasi. Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara mencatatkan harga Pertamax Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter. Namun, di Kalimantan Selatan, harga Pertamax lebih tinggi menjadi Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, Dexlite Rp24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.

Di Sulawesi, seluruh provinsi mulai dari Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Barat menerapkan harga yang sama: Pertamax Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter.

Sementara itu, di wilayah Maluku dan Maluku Utara, hanya dua jenis BBM yang tersedia, yaitu Pertamax Rp12.600 per liter dan Dexlite Rp23.500 per liter. Di Papua, Pertamax dibanderol Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, dan Dexlite Rp23.500 per liter. Sedangkan di Papua Barat, harga Pertamax Rp12.600 per liter, Dexlite Rp13.950 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.500 per liter.

Di luar wilayah-wilayah tersebut, harga BBM di Aceh tercatat Pertamax Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan anggaran belanja bahan bakar sesuai dengan harga terbaru yang berlaku di masing-masing daerah.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar