Namun begitu, penyesuaian aturan free float bukan satu-satunya langkah. Pemerintah juga akan memberlakukan demutualisasi. Tujuannya jelas, menjaga stabilitas sistem keuangan dalam negeri agar lebih kokoh.
Ada lagi perubahan penting. Limit investasi untuk dana pensiun dan asuransi di pasar modal bakal digenjot. Dari semula hanya 8 persen, kini naik drastis menjadi 20 persen. Langkah ini diharapkan bisa menyuntikkan likuiditas segar dan kepercayaan baru.
Di tengah gejolak yang ada, Airlangga menyatakan pemerintah tetap tenang. Keyakinan terhadap fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia dinilainya masih sangat kuat.
"Pemerintah tidak khawatir dengan kondisi market ekonomi maupun kondisi fiskal Indonesia," tegasnya.
Jadi, serangkaian kebijakan ini seperti paket penyelamat. Pasar mungkin masih berdebar, tapi setidaknya sudah ada arah yang jelas untuk menstabilkan keadaan.
Artikel Terkait
Trump Umumkan Pilihan Ketua Fed Pagi Ini, Siapa yang Akan Gantikan Powell?
Banjir Bekasi Belum Surut, 38 Ribu Warga Terdampak
OCBC NISP Cetak Laba Rp5,1 Triliun di Tengah Laju Transaksi Digital yang Melonjak 46%
Guardians of Legacy Sambut Imlek 2026 di Lorong Kwai Chai Hong