Disparbud Wonosobo Tegaskan Dieng Tetap Aman Dikunjungi Meski Cuaca Ekstrem

- Kamis, 18 Desember 2025 | 11:06 WIB
Disparbud Wonosobo Tegaskan Dieng Tetap Aman Dikunjungi Meski Cuaca Ekstrem

Beredarnya kabar soal cuaca ekstrem dan banjir di Wonosobo belakangan ini, rupanya membuat Dinas Pariwisata setempat angkat bicara. Fahmi Hidayat, sang Kepala Disparbud, dengan tegas menyatakan bahwa kondisi Wonosobo dan kawasan Dieng sebenarnya aman untuk dikunjungi wisatawan.

Menurutnya, pemberitaan dan konten media sosial yang ramai itu tidak sepenuhnya menggambarkan situasi di lapangan. Memang, curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir sempat bikin beberapa aliran sungai meluap hingga ke jalan, termasuk di jalur menuju Dieng. Tapi, hal itu tidak sampai mengganggu aktivitas warga atau menghalangi perjalanan menuju destinasi wisata andalan tersebut.

"Secara umum, kondisi Wonosobo dan Dieng aman untuk dikunjungi," kata Fahmi, mengutip Antara.

"Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan akses menuju destinasi wisata masih dapat dilalui dengan baik," tambahnya.

Namun begitu, Fahmi tak menampik bahwa kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Ia pun mengimbau para pelaku wisata dan wisatawan untuk lebih siap siaga menghadapi cuaca yang tak menentu.

Lalu, Apa Saja Imbauannya Bagi Pengunjung?

Persiapan matang jadi kuncinya. Wisatawan diharap memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menjaga stamina tubuh, dan sebisa mungkin menghindari jalur ekstrem atau daerah yang berpotensi rawan bencana. Yang tak kalah penting: cari informasi dari sumber yang terpercaya.

Fahmi menekankan, informasi di media sosial kerap tidak berimbang dan kadang sudah kedaluwarsa. "Wisatawan sebaiknya mencari informasi dari sumber resmi dan tepercaya, sehingga tidak terpengaruh oleh konten media sosial yang belum tentu akurat," ujarnya.

Di balik layar, upaya untuk menjaga keamanan juga terus digenjot. Disparbud Wonosobo aktif berkoordinasi dengan BPBD, DPUPR, hingga kepolisian. Tujuannya jelas: mitigasi bencana dan menyambut libur Natal-Tahun Baru dengan lebih siap.

"Dengan koordinasi lintas sektor ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, pelaku usaha pariwisata, maupun wisatawan tidak perlu khawatir," jelas Fahmi.

Upaya lain yang dilakukan adalah pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis. Pemantauan lewat kamera ini diharapkan bisa mengawasi arus lalu lintas dan kondisi perjalanan, sehingga potensi macet atau risiko lain bisa diantisipasi lebih awal.

"Pemantauan ini bertujuan agar arus lalu lintas di jalur wisata tetap terkendali, aman, dan nyaman bagi wisatawan," pungkasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler