Dia lantas mengingatkan sejarah. Sejak misi transisi PBB (UNTAC) meninggalkan tanah Kamboja pada 1993, klaimnya, tidak pernah lagi ada pasukan militer asing yang ditempatkan di wilayah negara itu. “Kami tidak memilikinya,” tegas mantan Perdana Menteri itu.
Lalu, bagaimana dengan warga asing yang ada di Kamboja sekarang? Hun Sen mengakui keberadaan mereka. Namun, kehadiran mereka sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan militer. Mereka adalah turis, investor, atau para ahli dan pekerja yang berkontribusi di sektor sipil. Tidak lebih dari itu.
Bantahan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa konflik dengan Thailand, jika ada, akan dihadapi dengan kekuatan sendiri. Tuduhan merekrut pasukan bayaran, baginya, adalah bentuk pelemahan citra yang sengaja dilakukan.
Artikel Terkait
Lapak Sayur di Sepatan Jadi Kedok Peredaran Obat Keras Ilegal
My Chemical Romance Buka Tiket Konser Tunggal di Jakarta, Catat Tanggalnya!
Genangan Air di Jakarta Akhirnya Surut, BPBD: Tetap Waspada
Omar Tuding Trump Sebagai Dalang di Balik Serangan Cairan Misterius