JAKARTA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan punya angin segar buat masyarakat. Mereka menyiapkan program tiket kapal laut gratis. Tak tanggung-tanggung, kuotanya mencapai 17.239 tiket yang bakal dibagikan. Layanannya tersebar di 55 ruas pelayaran yang menjangkau berbagai kepulauan di Tanah Air.
Menurut rencana, program ini akan dioperasikan oleh tiga perusahaan pelayaran: PT Sakti Inti Makmur, PT Dharma Indah, dan PT Belibis Papua Mandiri. Keberangkatannya dimulai dari pertengahan Desember 2025 dan berlanjut hingga akhir bulan. Intinya, program ini hadir untuk meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung sekaligus mengatur arus penumpang di pelabuhan-pelabuhan, terutama di daerah kepulauan.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, Budi Mantoro, menekankan tujuan sosial dari kebijakan ini.
"Tiket gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil, untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga," ujar Budi dalam keterangan resmi, Selasa (15/12/2025).
Namun begitu, tentu ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Syaratnya cukup sederhana, tapi wajib dipatuhi.
Pertama, calon penumpang harus membawa identitas diri yang sah. Bisa KTP, SIM, Kartu Keluarga, atau dokumen lain yang diakui, baik asli maupun fotokopi. Data di dokumen itu harus persis dengan yang didaftarkan.
Artikel Terkait
Ekspor Korea Selatan Melonjak 16,6% di Februari 2026, Didorong Semikonduktor AI
Iran Naikkan Upah Minimum 60% di Tengah Perang dan Inflasi Tinggi
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tasikmalaya Capai 35.000 Kendaraan dalam Dua Hari
ASDP Geram, Calo Tiket Masih Berkeliaran Meski Sistem Penjualan Sudah Online