“Beliau ingin memastikan ketersediaan bahan bakar minyak di seluruh wilayah Indonesia aman. Begitu juga dengan jaringan telekomunikasi, harus lancar selama periode libur nanti,” jelasnya.
Tak cuma itu, ada hal lain yang juga jadi perhatian serius. Presiden menyoroti peringatan dini dari BMKG soal potensi curah hujan tinggi di beberapa daerah saat Nataru. Informasi ini, kata Prasetyo, harus jadi perhatian semua pihak terkait.
“Termasuk ketersediaan bahan pokok dan makanan. Stabilitas harganya harus dijaga, mengingat kebutuhan masyarakat pasti meningkat saat perayaan,” tambah Prasetyo menegaskan.
Jadi, dalam satu gerakan, presiden menyelesaikan dua hal: memantau penanganan darurat bencana sekaligus mengawal persiapan hari raya. Semoga saja semua berjalan mulus.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026