Restoran Sambal Bakar Indonesia (SBI) baru saja membuka gerai terbarunya di Alam Sutera, Tangerang. Ini adalah outlet ke-29 mereka. Lokasinya strategis, tepat di Jalan Kimale No. 37, East Panunggangan, sebuah kawasan kuliner yang cukup eksklusif. Yang menarik, tempat ini mengusung konsep yang jauh lebih modern dan ramah keluarga dibandingkan cabang-cabang sebelumnya.
Nuansa “family friendly” itu langsung terasa. Mereka menyediakan playground untuk anak-anak, plus dua ruang VIP. Area makannya juga luas, sengaja dirancang untuk mengakomodasi keluarga-keluarga perkotaan. Luas lahannya sendiri sekitar 1.000 sampai 1.500 meter persegi, bisa menampung lebih dari 150 pengunjung dalam sekali duduk.
Lalu, kenapa memilih Alam Sutera? Menurut Benjamin Master A. Surya, Director of Corporate Communication & Relations SBIG, keputusan ini bukan asal tebak. Mereka punya datanya. “Berdasarkan pemetaan internal kami, banyak pelanggan setia dari outlet Gading Serpong ternyata tinggal di sekitar Alam Sutera,” ujarnya.
“Alam Sutera kami pilih karena pasarnya sangat potensial, didominasi keluarga muda, profesional, dan komunitas urban dengan daya beli kuat,” kata Benjamin dalam acara peresmian yang digelar Sabtu (6/12).
Memang, pertumbuhan kawasan ini pesat sekali, terutama untuk segmen lifestyle dan kuliner. Makanya, wajar jika SBI melihatnya sebagai hub strategis untuk memperkuat ekspansi di wilayah metropolitan.
“Outlet ini bukan sekadar cabang baru, tetapi standar baru SBI. Dari ambience, layout ruang, hingga fasilitas keluarga, semuanya ditingkatkan,” tambah Benjamin.
Soal menu, semua hidangan andalan tetap ada. Mulai dari sambak ayam, udang, cumi asin, iga bakar, sampai gurame dan lele. Mereka juga punya tiga varian sambal bakar andalan: Sambal Bakka (tomat, pedas ringan), Sambal Bara (bawang, pedas sedang), dan Sambal Gajja (hijau, untuk para pecinta pedas sejati).
Perluasan bisnis ini juga diiringi dengan rencana peluncuran menu besar-besaran nanti. Sebelumnya, SBI sudah sukses dengan menu ayam kremes dan ayam serundeng mereka. Di sisi lain, perusahaan yang kini mempekerjakan sekitar 2.000 karyawan ini berencana terus merekrut tenaga kerja seiring ekspansi dua tahun ke depan.
Dari Peresmian untuk Bencana Sumatera
Yang cukup menyentuh, momen pembukaan cabang ke-29 ini tidak hanya soal bisnis. SBI sekaligus mengumumkan inisiatif sosial. Mereka akan mendonasikan seluruh hasil penjualan di hari pembukaan untuk korban bencana alam di Sumatera – banjir bandang dan tanah longsor yang belum lama terjadi.
Donasi akan dikumpulkan melalui platform KitaBisa.com yang diinisiasi oleh Benjamin sendiri.
“Brand harus tumbuh bersama masyarakat. Ekspansi ini tidak hanya soal bisnis, tetapi kontribusi nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera,” tutup pria yang juga aktif di TikTok dengan akun Iben M.A tersebut.
Jadi, ada dua hal yang dirayakan di sini: pembukaan gerai baru dengan konsep lebih fresh, dan langkah kepedulian yang cukup berarti. Sebuah kombinasi yang patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun