Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lukas Luwarso mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sangat memperhitungkan hasil survei dalam mengambil keputusan politik. Pernyataan ini disampaikan Lukas berdasarkan informasi yang ia terima dari orang-orang dekat Jokowi.
Menurut Lukas, jika elektabilitas kedua putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, rendah, Jokowi berpotensi tidak akan mengusung mereka di Pilpres 2029. "Tapi nanti kalau pada titik tertentu ya, kalau memang dua anaknya itu enggak punya elektabilitas ya, seplonga-plongonya Jokowi, dia kan masih ada. Saya, yang saya dengar paling enggak, ya, dari beberapa orang dekat, ya, Jokowi itu sangat memperhitungkan itu apa yang disebut survei. Jadi kalau surveinya memang tidak ya, mungkin dia enggak," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Kamis (6/8).
Pernyataan ini muncul setelah survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan Gibran di posisi keempat. Posisi pertama diraih Dedi Mulyadi (KDM), disusul Prabowo Subianto di urutan kedua, dan Anies Baswedan di posisi ketiga. "Gibran dengan Anies perbedaannya enggak besarlah, sudah enggak nyampai 2%," tandasnya.
Berdasarkan survei yang dirilis pada Rabu (29/7/2026) itu, KDM meraih 35,0%, disusul Prabowo dengan 14,5%, lalu Anies 8,2%, dan Gibran 7,7%. Pengambilan sampel dilakukan pada 5–19 Juli 2026 dengan 749 responden di seluruh Indonesia, menggunakan kombinasi wawancara via telepon (83,8%) dan tatap muka langsung (16,2%).
Artikel Terkait
Roy Suryo Siapkan Praperadilan Jilid V Setelah Gugatan Ganti Rugi Dinyatakan Tidak Dapat Diterima
Jejak Harta Triliunan Keluarga Jokowi Dipertanyakan, Dokumen Diserahkan ke KPK dan Kortas Tipikor
Dokter Tifa Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi, Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan
Dokter Tifa Temukan Dugaan Dua Joko Widodo dalam Penelusuran Ijazah