“Kenapa? Karena kita akan membangun kerja sama dengan rakyat kecil. Semut-semut ini loh. Semut merah, semut rangrang, semut hitam. Ini kita nanti akan bersama-sama melawan gajah. Gampang kalau melawan gajah itu paling gampang itu serang telinganya. Katanya. Telinganya diserang, jatuhlah dia,” imbuh Djarot.
Lebih jauh, Djarot kembali menegaskan bahwa partainya tidak akan membiarkan menantu Jokowi itu melawan kotak kosong di Pilkada Sumut November mendatang.
“Apakah kita membangun sistem demokrasi dengan pendidikan politik Bobby dibiarkan melawan kotak kosong? Melawan kotak kosong atau tidak tergantung PDI Perjuangan,” tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Kasus Hukum yang Menggantung Buat Jokowi Sulit Tenang
Eggi Sudjana Sindir Roy Suryo: Belagu, Sok Hebat Soal Kasus Ijazah Jokowi
Rektor UGM Sebut Dua Tanggal Kelulusan Berbeda untuk Jokowi
Reshuffle Kabinet: Prabowo Beri Sinyal Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?