Ibu di Pamekasan Tusuk Anak Kandung hingga Tewas, Pelaku Sempat Mengunci Diri

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:45 WIB
Ibu di Pamekasan Tusuk Anak Kandung hingga Tewas, Pelaku Sempat Mengunci Diri

Seorang ibu di Pamekasan, Jawa Timur, nekat menusuk anak kandungnya sendiri hingga tewas. Peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban adalah seorang anak laki-laki berinisial TD (10). Ia ditemukan tergeletak di teras rumah dalam kondisi bersimbah darah setelah ditusuk ibunya, DA (31), menggunakan pisau dapur. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat di empat bagian tubuh, yakni bahu kiri, punggung, rusuk kiri, dan bokong sebelah kiri.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan kejadian tersebut. "Iya pisau dapur. Korban diduga dibunuh ibunya sendiri," ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan polisi, sebelum kejadian, DA sempat menyuruh ibunya atau nenek korban untuk membeli makanan sambil membawa dua anak DA lainnya. Setelah itu, aksi penusukan diduga dilakukan saat tidak ada orang lain di rumah.

Berselang sekitar 30 menit, nenek korban kembali dan menemukan TD sudah tergeletak di teras dengan luka parah. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. "Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong," imbuh Yoni.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera melapor ke polisi. Petugas yang tiba di lokasi mendapati DA mengunci diri dari dalam rumah. Polisi akhirnya mendobrak pintu dan menemukan pelaku masih memegang pisau dapur yang digunakan untuk menusuk anaknya. Pelaku kemudian berhasil diamankan warga.

"Sekitar pukul 11.00 WIB tim gabungan langsung ke lokasi kejadian, pelaku ditangkap karena diduga menganiaya korban hingga meninggal," kata Yoni.

Riwayat Gangguan Jiwa

Berdasarkan keterangan awal dari keluarga dan sejumlah saksi, DA disebut memiliki riwayat gangguan jiwa. Kondisinya sempat membaik, tetapi diduga kambuh empat hari sebelum kejadian. Meski demikian, polisi belum menjadikan informasi tersebut sebagai kesimpulan.

Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pemeriksaan mendalam dan berkoordinasi dengan tim medis serta psikiater untuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku. "Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan," pungkas Yoni.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags