Dedi Mulyadi Temui Keluarga Marbot Masjid yang Tewas Dibacok, Istri Ungkap Gelagat Pelaku

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:45 WIB
Dedi Mulyadi Temui Keluarga Marbot Masjid yang Tewas Dibacok, Istri Ungkap Gelagat Pelaku

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendatangi keluarga marbot masjid di Purwakarta yang tewas dibacok oleh tetangganya sendiri. Peristiwa tragis itu terjadi saat korban hendak azan Zuhur, dan sang istri mengaku sempat melihat gelagat aneh pelaku sebelum aksi keji tersebut.

Korban berinisial AS (65) meregang nyawa setelah diserang oleh Fajar Sugama pada Kamis (06/08/2026). Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan bahwa korban mengalami luka terbuka di tubuhnya akibat bacokan berulang kali.

"Luka akibat bacokan ada, luka terbuka terlihat jelas pada tubuh korban. Diduga korban diserang berulang kali," ujarnya.

Made menjelaskan bahwa pelaku tengah mengalami kesulitan ekonomi dan belum memiliki pekerjaan. Diduga, pelaku tersinggung dengan omongan korban terkait kondisi ekonominya.

Keluarga Tak Menduga

Keluarga korban mengaku tidak memiliki masalah dengan pelaku. Namun, mereka menyebut pelaku sempat datang ke rumah sambil membawa golok sebelum kejadian. Anak korban menuturkan bahwa pelaku mungkin pernah ditegur saat membawa air, karena korban bertugas sebagai marbot yang menjaga kebersihan masjid.

"Kalau kita tanya ke bapak, katanya bapak nggak ada masalah. Karena sebelumnya dia pernah ke sini sebelum peristiwa itu bawa golok," kata anak korban.

"Kalau kita pernah tanya ke bapak-bapak yang lain, mungkin dia pernah ditegur pas bawa air. Kan bapak saya marbot, mungkin bapak saya sudah ngepel atau apa lah, jadi ditegur tapi cuma sebatas itu," tambahnya.

Detik-Detik Menegangkan

Istri korban menuturkan bahwa ia tidak menyangka pelaku tega menghabisi nyawa suaminya. Saat pelaku keluar dari rumah, ia sempat berusaha menyelamatkan diri dan berlari ke rumah tetangga.

"Saya minta, tolong lari," ujar istri korban kepada Dedi Mulyadi.

"Ibu dikejar juga?" tanya pria yang akrab disapa KDM tersebut.

"Terus saya keluar," jawab istri korban.

Setelah berlari, ia masuk ke rumah tetangga lain dan sejumlah warga mulai berdatangan. Saat itu, ia masih mencari keberadaan suaminya, namun mendapat kabar bahwa sang suami telah menjadi korban pembacokan.

"Kata, tuh Bapaknya, Bapaknya. Dicincang, dicincang," ujar istri korban.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags