Kecelakaan Pagi Buta di Tol Lampung Berujung Temuan 75.000 Pil Ekstasi

- Jumat, 21 November 2025 | 22:25 WIB
Kecelakaan Pagi Buta di Tol Lampung Berujung Temuan 75.000 Pil Ekstasi

Kecelakaan Misterius di Tol Lampung Ungkap Ratusan Ribu Pil Ekstasi

Hari masih pagi ketika sebuah Nissan X-Trail mengalami kecelakaan di KM 136 ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Kamis (20/11) sekitar pukul 05.35 WIB. Tapi ini bukan kecelakaan biasa. Mobil itu ternyata membawa muatan yang jauh lebih berbahaya daripada yang bisa dibayangkan.

Di sekitar mobil yang ringsek, tas-tas berserakan. Satu masih teronggok di dalam kabin, satu tergeletak di badan jalan, dan empat lainnya terlempar jauh ke luar jalur tol. Sepertinya sang pengemudi dengan panik membuang-buang tas itu saat melarikan diri.

Isinya? Bukan barang sembarangan. Di dalam tas-tas itulah petugas menemukan 34 bungkus pil ekstasi. Kalau dihitung kasar, jumlahnya mencapai 75.000 butir! Memang angka pastinya masih diteliti lebih lanjut oleh penyidik.

Sampai saat ini, sopir mobil bernopol Jawa Barat D 1160 UN itu masih buron. Diduga dia kabur tak lama setelah kecelakaan terjadi. Setelah dilakukan penyisiran menyeluruh, petugas sama sekali tidak menemukan jejaknya di lokasi.

Kecurigaan Menguat: Sopir Diduga Pengguna

Iptu Heriansyah dari Unit PJR Polda Lampung mengungkapkan temuan lain yang tak kalah mencengangkan. Di dalam mobil yang hancur bagian depannya itu, polisi menemukan alat isap dan plastik klip berisi serbuk putih.

"Diduga sopir menggunakan narkoba," tegas Heriansyah.

Menurut penjelasannya, kecelakaan ini terjadi ketika Nissan X-Trail menabrak bagian belakang truk. Dugaan sementara, kecelakaan ini murni human error yang diperparah oleh kondisi pengemudi yang di bawah pengaruh narkotika.

Lencana Polri dan Misteri Identitas

Selain tumpukan pil haram, ada satu benda yang menarik perhatian: sebuah lencana Polri tergeletak di kursi pengemudi. Benda yang biasanya menjadi simbol kehormatan anggota kepolisian ini langsung memantik berbagai spekulasi.

Tapi Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, cepat-cepat meluruskan. Menurutnya, lencana itu tidak serta merta membuktikan identitas pelaku.

"Lencana itu bisa dibeli dimana saja. Di Jakarta, Blok M, atau Bandung juga banyak yang menjual," jelas Yuyun, mencoba meredam asumsi yang berkembang.

TNI yang Menemukan Awal

Penemuan puluhan ribu pil ekstasi ini berawal dari kewaspadaan dua anggota TNI. Sertu Eko Wahyudi, Babinsa Koramil setempat, adalah yang pertama melihat kecelakaan mobil hitam itu.

Beberapa menit kemudian, Serda Juntak dari Korem 043/Gatam kebetulan melintas. Mereka pun memeriksa kendaraan yang sudah ditinggalkan sopirnya.

"Saat memeriksa kendaraan, mereka melakukan penyisiran di sekitar area dan menemukan enam tas yang disinyalir dibuang ke bawah jembatan Tol Karang Endah," cerita Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan.

Karena merasa ada yang tidak beres, Eko Wahyudi melaporkan temuan mencurigakan ini kepada atasannya. Tak butuh waktu lama, Letkol Noval Darmawan langsung turun ke TKP bersama jajarannya.

"Disinyalir isi dalam tas yang dibuang dari mobil SUV tersebut adalah barang-barang narkoba jenis ekstasi," ungkapnya. "Jumlah kantong bungkusan dalam tas yang didapatkan, yakni 34 kantong yang menampung sekitar puluhan ribu butir ekstasi."

Menyadari beratnya kasus ini, Noval Darmawan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Penanganan kasus pun diserahkan kepada Direktur Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Dwi Handoko untuk penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar