Calvin Verdonk Ungkap Kekecewaan Atas Kekalahan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, secara terbuka mengungkapkan rasa sakit dan kekecewaan yang mendalam setelah timnya mengalami dua kekalahan beruntun di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kekalahan dari Arab Saudi dan Irak tersebut secara pahit mengakhiri impian Timnas Garuda untuk melangkah lebih jauh dan lolos ke Piala Dunia 2026.
Dua Kekalahan Beruntun di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia
Dalam perjalanannya di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 3-2, sebelum kemudian takluk 1-0 dari Irak. Hasil ini membuat tim merah putih pulang tanpa membawa satu poin pun dan terlempar dari persaingan.
Perasaan Sakit dan Kekecewaan Calvin Verdonk
Calvin Verdonk, bek andalan yang membela klub Lille OSC, turut merasakan kekecewaan yang mendalam. Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube resmi klubnya, Verdonk menyebut jeda internasional ini sebagai periode yang sulit.
"Ini adalah jeda internasional yang cukup sulit bagi Timnas kami. Kami memiliki dua pertandingan yang sangat berat untuk dimainkan di Arab Saudi dan dua kekalahan itu menyakitkan bagi kami. Saya pikir kami belum melakukan cukup banyak. Jadi memang ada rasa kecewa," ujar Verdonk.
Dampak Kekalahan: Pemecatan Pelatih dan Perubahan Rencana
Kegagalan ini berujung pada tindakan tegas dari PSSI, yaitu memecat pelatih kepala Shin Tae-yong beserta seluruh staf pelatih. Keputusan ini membuat posisi pelatih Timnas Indonesia senior untuk sementara kosong.
Dampak lainnya adalah perubahan rencana untuk FIFA Matchday bulan November. PSSI memutuskan untuk memanfaatkan jadwal tersebut sebagai persiapan bagi Timnas U-23 menuju SEA Games 2025. Sementara itu, Timnas Indonesia senior akan fokus pada persiapan menghadapi Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares