Flamengo Terancam Krisis Bek Jelang Duel Lawan Cruzeiro di Libertadores

- Senin, 10 Agustus 2026 | 08:15 WIB
Flamengo Terancam Krisis Bek Jelang Duel Lawan Cruzeiro di Libertadores

Badai cedera kembali melanda lini pertahanan Flamengo. Dua bek andalan, Alex Sandro dan Vitao, dipastikan absen pada laga lanjutan Liga Brasil Serie A. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Leonardo Jardim yang tengah bersiap menghadapi laga krusial di babak 16 besar Liga Libertadores, Rabu (12/8/2026) mendatang.

Alex Sandro mengalami masalah pada betis kanannya. Keluhan nyeri yang dirasakan sepanjang pekan membuat tim medis memilih bertindak hati-hati. Meski hasil pemindaian tidak menunjukkan kerusakan otot, rasa tidak nyaman yang terus berlanjut memaksa pemain berusia 35 tahun itu untuk menjalani pemulihan. Keputusan ini diambil untuk mencegah risiko cedera yang lebih parah.

Kondisi lebih serius dialami Vitao. Bek tengah asal Brasil itu dipastikan menderita cedera otot paha kiri. Ia terpaksa meninggalkan sesi latihan lebih awal setelah meringis kesakitan. Hasil tes medis kemudian mengonfirmasi adanya masalah otot, dan ia pun harus menjalani perawatan intensif.

Kehilangan dua pilar pertahanan ini memperpanjang daftar pemain absen di kubu Rubro-Negro. Sebelumnya, Everton Cebolinha juga harus menepi karena terserang flu, sementara Luiz Araújo masih dalam tahap akhir pemulihan cedera lutut. Dengan demikian, kedalaman skuad Flamengo akan benar-benar diuji dalam beberapa pekan ke depan.

Manajemen klub dan tim pelatih kini memantau ketat proses pemulihan para pemain. Kebugaran Alex Sandro dan Vitao masih menjadi tanda tanya besar menjelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Libertadores melawan Cruzeiro di Stadion Mineirao. Kepastian mengenai kesiapan keduanya akan sangat menentukan strategi yang disiapkan Jardim untuk menghadapi lawan yang tidak mudah ditaklukkan tersebut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags