Penjaga gawang Santos, Gabriel Brazao, menjadi sasaran kritik tajam dari para pendukung di media sosial setelah gagal membendung serangan Athletico-PR pada lanjutan Campeonato Brasileiro, Minggu (9/8/2026). Dalam laga pekan ke-22 yang digelar di Stadion Vila Belmiro itu, Santos menelan kekalahan telak 0-2. Dua gol tim tamu dicetak oleh penyerang Kevin Viveros pada babak pertama, dan keputusan Brazao untuk keluar dari sarangnya dinilai menjadi biang keladi kebobolan tersebut.
Kekecewaan suporter klub berjuluk Peixe itu meluap di berbagai platform media sosial. Banyak yang menyoroti cara kiper bernomor punggung 77 itu mengambil keputusan saat menghadapi serangan lawan. Seorang pengguna dengan akun Coutinho menulis dengan nada kesal, "Brazao tidak belajar bahwa keluar dari gawang dengan gaya futsal seperti itu TIDAK BEKERJA DI LAPANGAN."
Ungkapan serupa juga disampaikan oleh pendukung lain yang menyebut aksi Brazao sulit dipercaya. "brazao Kkkkkkkkkk Ya Tuhan," tulis vini jane morgan. Sementara itu, akun gigi mengomentari kualitas tangkapan kiper asal Brasil tersebut, "Betapa buruknya tangkapan brazao KKKKKK."
Kritik yang lebih terperinci datang dari matheus henrique. Ia menyoroti keterlibatan Brazao pada gol kedua Athletico-PR. "Pada gol kedua Athletico, Adonis tampil buruk dan kalah kecepatan. Namun Tuan Brazao... Satu lagi aksi keluar gawang yang buruk dan menghasilkan gol Viveros. Kiper biasa dan sangat overated," tulisnya. Komentar singkat namun bernada heran juga dilontarkan oleh thomito 23/45, "KKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK APA YANG TERJADI BRAZAO."
Kekalahan ini semakin memperberat langkah Santos yang saat ini berada di zona degradasi. Sebaliknya, Athletico-PR justru makin kokoh di papan atas dan berpeluang mengamankan tiket ke kualifikasi Copa Libertadores. Catatan lima laga terakhir menunjukkan performa kontras kedua tim: Santos hanya meraih satu kemenangan, sementara Athletico-PR berhasil memenangi empat pertandingan.
Di luar hasil pertandingan, data demografi suporter Santos menunjukkan pergeseran generasi setelah kembalinya Neymar ke klub pada Januari 2025. Berdasarkan riset dari 2morrow Sports, pengelola program Sócio Rei, sebanyak 57,4 persen anggota dan basis pendukung klub kini berusia di bawah 35 tahun. Rinciannya, kelompok usia 25 hingga 34 tahun menjadi porsi terbesar dengan 28,17 persen, disusul kelompok usia 16 hingga 24 tahun sebesar 20,1 persen, serta kelompok usia hingga 15 tahun sebanyak 9,2 persen.
Artikel Terkait
Santos Hadapi Athletico-PR Tanpa Neymar karena Akumulasi Kartu Kuning
Santos Waspadai Athletico-PR di Laga Krusial Tanpa Neymar