PSV Eindhoven Lakukan Lima Perubahan Besar Jelang Laga Perdana Eredivisie

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 01:00 WIB
PSV Eindhoven Lakukan Lima Perubahan Besar Jelang Laga Perdana Eredivisie

PSV Eindhoven siap memulai musim baru Eredivisie dengan skuad yang jauh berbeda. Pelatih Peter Bosz melakukan perombakan besar dengan mengubah lima posisi pemain utama jelang laga pembuka melawan Fortuna Sittard, Sabtu (8/8/2026). Keputusan ini diambil setelah performa tim menurun tajam pada pramusim, termasuk kekalahan telak 0-4 dari AZ Alkmaar di Johan Cruyff Shield.

Kekalahan di Piala Super Belanda itu melengkapi tren negatif juara bertahan yang hanya meraih dua kemenangan dari lima laga uji coba. Salah satunya tumbang 1-3 dari Villarreal. Situasi ini memaksa jajaran pelatih untuk menyegarkan komposisi tim demi mengembalikan kepercayaan diri para pemain.

Di lini pertahanan, Kiliann Sildillia dan Yarek Gasiorowski digantikan oleh Mauro Junior di posisi bek kanan. Sementara itu, Ryan Flamingo berduet dengan Armando Obispo di tengah, mendampingi Noah Fernandez di sisi kiri. Perubahan juga terjadi di sektor tengah karena Joey Veerman harus absen akibat sanksi kartu merah. Posisinya diisi oleh Paul Wanner, sedangkan Guus Til ditarik lebih mundur untuk bermain bersama Sven Mijnans.

Lini serang kini mengandalkan Ruben van Bommel di sayap kiri, Ivan Perisic di kanan, serta Ricardo Pepi sebagai penyerang utama. Konsekuensinya, Dennis Man dan Amir Bouhamdi harus memulai laga dari bangku cadangan.

Selain Veerman, PSV juga kehilangan sejumlah pemain kunci. Jerdy Schouten masih mengalami cedera lutut sejak April, sementara Sergino Dest terkena sanksi larangan bertanding. Kondisi ini turut memengaruhi keputusan Bosz untuk merombak susunan pemain.

Di sisi lain, Fortuna Sittard datang ke laga ini dengan modal buruk. Mereka menderita lima kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir musim lalu. Meski demikian, tim tamu kini mengandalkan pemain pinjaman anyar seperti Ole Romeny dan Lequincio Zeefuik yang diharapkan mampu memberikan kejutan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags