Bintang Santos, Neymar, melontarkan kritik tajam terhadap pemberitaan media massa di Brasil yang dinilainya berisiko merusak kesehatan mental para pesepak bola. Pernyataan itu disampaikan dalam acara lelang amal Instituto Projeto Neymar Jr pada Senin (3/8/2026) malam.
Pemain berusia 34 tahun itu menghadiri acara tersebut secara singkat sebelum bertolak ke Belem untuk memperkuat Santos melawan Remo pada leg kedua babak 16 besar Copa do Brasil 2026. Laga penentuan ini digelar setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada pertemuan pertama.
Di sela agenda tersebut, Neymar meminta insan pers untuk lebih berhati-hati dalam menyiarkan berita agar tidak merugikan iklim kerja para atlet profesional.
"Saya hanya berpikir bahwa sebagian besar pers akan membuat semua pemain sepak bola sakit. Saya katakan ini di sini di Brasil. Ini adalah profesi terbesar, paling terkenal di sini di Brasil, yang paling diserang. Jadi saya pikir kita harus sedikit lebih berhati-hati dengan kata-kata, dengan berita yang dipublikasikan, karena sebagian besar tidak benar. Dan itu akhirnya menyakiti orang-orang di sekitar, para penggemar, pekerjaan mereka sendiri. Jadi saya meminta Anda untuk lebih berhati-hati sebelum mempublikasikan hal-hal seperti itu, mengatakan omong kosong yang tidak nyata, karena itu akan mengakhiri kesehatan banyak pemain," ujar Neymar.
Penyerang yang pernah membela Barcelona itu menyoroti dampaknya terhadap ketahanan psikologis setiap pemain yang berbeda-beda dalam menghadapi tekanan rumor yang beredar.
"Kekuatan psikologis pemain itu penting, saya pikir kekuatan psikologis saya cukup kuat, tetapi tidak semua orang seperti itu. Ada yang lebih menderita, ada yang kurang menderita. Jadi saya hanya meminta agar lebih bertanggung jawab dengan kata-kata Anda, karena sangat mudah memegang mikrofon di tangan, mengatakan apa yang diinginkan, dan keesokan harinya, jika itu tidak benar, tidak terjadi apa-apa, tidak ada yang menarik kembali, tidak ada yang mengatakan apa-apa, tahu? Hal-hal ini akhirnya melewati batas," kata Neymar.
Selain menyuarakan kritik terhadap pers, eks penggawa Barcelona itu turut menepis spekulasi mengenai rencana pensiun dini sebelum masa baktinya berakhir.
"Saya tidak tahu berapa lama (saya akan terus bermain), saya tidak berpikir untuk berhenti, saya juga tidak tahu sampai kapan saya akan melakukannya. Saya memiliki kontrak dengan Santos hingga Desember. Saya berniat untuk memenuhinya, menghormati jersey Santos dengan cara terbaik, dan kemudian saya akan berpikir, ketika kontrak saya berakhir, apakah saya melanjutkan di Santos, apakah saya pergi, apakah saya hengkang, apakah saya berhenti bermain atau apakah saya melanjutkan," tutur Neymar.
Kehadiran ayah Neymar dalam acara tersebut juga menyita perhatian publik terkait tidak masuknya nama sang putra dalam daftar skuad yang disiapkan pelatih Cuca untuk menghadapi Remo.
Artikel Terkait
Neymar Terbang Jet Pribadi demi Perkuat Santos di Laga Kontra Remo
Santos Ditahan Remo 0-0, Pelanggaran Keras Warnai Laga
Santos Lolos ke Babak 16 Besar Copa Sul-Americana Usai Bantai Universidad Central 4-2
Santus Lolos ke 16 Besar Copa Sul-Americana Usai Hajar Universidad Central 4-2