Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan menerima kedatangan pesawat Airbus A380-800 milik Emirates pada 8 Agustus 2026. Kedatangan pesawat terbesar di dunia itu merupakan bagian dari dukungan terhadap tur pramusim pertandingan sepak bola antara Chelsea melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memastikan operasional pesawat superjumbo tersebut tidak akan menjadi jadwal penerbangan reguler. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menegaskan penerbangan itu merupakan kebutuhan khusus untuk acara bertaraf internasional.
Bandara Soekarno-Hatta dinilai siap melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code 4F seperti Airbus A380-800. Bandara ini memiliki tiga landasan pacu, dua di antaranya berukuran 3.660 meter x 60 meter dan satu lagi berukuran 3.600 meter x 60 meter.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan seluruh infrastruktur pendukung, termasuk jaringan paralel taxiway, apron, dan fasilitas terminal, telah disiapkan untuk mengakomodasi pesawat besar tersebut.
"Seluruh persiapan telah kami lakukan secara menyeluruh bersama regulator, maskapai penerbangan, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan operasional Airbus A380-800 berjalan dengan aman, selamat, dan lancar," ujar Heru.
Heru menambahkan, kedatangan Airbus A380 ini menjadi tonggak penting bagi Bandara Soekarno-Hatta dalam memperkuat konektivitas internasional Indonesia. "Hal ini menjadi wujud kepercayaan maskapai penerbangan internasional terhadap kualitas infrastruktur dan layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta," katanya.
Pesawat Emirates akan tiba dari Bandara Internasional Dubai dengan nomor penerbangan EK358 pada pukul 22.25 WIB. Setelah itu, pesawat dijadwalkan kembali ke Dubai dengan nomor penerbangan EK359 pada 9 Agustus 2026 pukul 00.45 WIB.
Fasilitas pendukung operasional Airbus A380-800 di bandara juga mencakup Advanced Visual Docking Guidance System (A-VDGS), passenger boarding bridge, serta Ground Support Equipment (GSE) khusus, termasuk aircraft towing tractor, high lift loader, dan belt conveyor loader untuk memastikan pelayanan optimal.
Airbus A380-800 merupakan pesawat komersial terbesar di dunia dengan konfigurasi dua dek penuh yang mampu mengangkut lebih dari 600 penumpang, tergantung konfigurasi kabin maskapai yang mengoperasikannya.
Artikel Terkait
Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Soekarno-Hatta Bawa 26 Kg Ekstasi
Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka Penyelundupan 26 Kg Narkoba, Terancam Hukuman Mati
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 26 Kg Ekstasi oleh Kopilot Malaysia
Bea Cukai Amankan 7.855 Ton Narkoba Sepanjang 2026